Suara.com - Dubai dikenal sebagai kota di Uni Emirat Arab dengan penduduk yang tajir melintir. Gedung pencakar langit dan mobil sport yang berlalu lalang di jalanan Kota Dubai sudah menjadi hal biasa. Tak terkecuali halnya soal masakan, belum lama ini penampakan mi instan bertabur emas sukses bikin publik tercengang.
Di Indonesia, mi instan identik dengan makanan anak kos atau makanan di akhir bulan. Tentu saja hal ini karena harganya yang murah. Satu bungkus mi instan harganya hanya sekitar Rp 3 ribu. Lalu bagaimana halnya dengan mi instan bertabur emas di Dubai berikut ini?
Di Dubai kasta mi instan nampaknya naik jauh. Salah satu akun jejaring sosial Twitter @nocontextwarung membagikan foto mi instan asal Indonesia yang ditaburi dengan emas.
Pada foto yang dibagikan, nampak mi instan goreng lengkap dengan ayam, sayur dan telur mata sapi ditaburi dengan emas 24 karat.
Emas 24 karat yang digunakan tersebut tentu bisa dimakan. Emas ini berbentuk lembaran bernama gold flakes.
Gold flakes tersebut tak akan dicerna oleh tubuh sehingga tak membahayakan. Hal ini lantaran emas tak memiliki nutrisi apapun dan 'hanya lewat' di saluran penceranaan untuk kemudian dikeluarkan kembali.
Satu porsi mi instan bertabur emas ini dibanderol seharga 146 dirham atau sekitar Rp 540 ribu. Harga yang cukup fantastis bila dibandingkan dengan harga seporsi mi goreng di Indonesia.
Unggahan mi instan goreng bertabur emas ini tentu saja banyak menjadi perbincangan di antara warganet. Banyak yang tak habis pikir dengan kasta mi instan yang naik drastis saat di Dubai.
"Aku yang makan mi pake nasi nyimak aja deh," ucap seorang warganet.
Baca Juga: Liburan ke Restoran Salt Bae di Dubai, Willian Disemprot Arsenal
Banyak juga warganet yang penasaran bagaimana rasanya makan emas. "Makan emas tuh gimana rasanya sih?" Tanya warganet ini.
"Uang Rp 500 ribu dibawa ke warteg udah bisa ngeborong semua makanannya," komentar warganet ini membandingkan.
Apakah kamu penasaran bagaimana rasa mi instan bertabur emas ini? Atau kamu sudah pernah sajian Burjo Dubai di atas?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin