Suara.com - Belakangan, tingkah ulah generasi milenial tak jarang sukses membuat publik geleng-geleng. Seperti aksi bocah minum air comberan demi konten berikut ini.
Demi konten dan viral, tidak sedikit dari mereka yang menghalalkan segala cara termasuk membahayakan diri sendiri. Bocah minum air comberan demi konten ini menjadi salah satu contohnya.
Belakangan viral video bocah minum air comberan demi konten. Video yang diunggah kembali oleh akun @lucu.abis tersebut memperlihatkan bocah laki-laki yang diduga berusia belasan tahun.
Direkam oleh seorang wanita, sambil tertawa bocah ini nekat menelan air comberan.
Mengutip dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, wanita ini bukannya menegur, malah mentertawakan aksi bocah minum air comberan demi konten itu.
“Siapa belum pernah minum air comberan?” kata si bocah, sebelum akhirnya ia menciduk air got yang berwarna hitam dengan gelas plastik dan langsung meminumnya.
Terlihat pula si bocah sempat menelan air got yang ia tuang ke dalam mulut. Sontak warganet yang menyaksikan video tersebut bereaksi dan menebar emotikon mual.
Tak hanya itu tidak sedikit pula yang mengomentari aksi bocah tersebut sebagai tindakan yang membahayakan dirinya sendiri.
“Dia yang minum gue yang mual,” ujar seorang warganet.
Baca Juga: Hasil Foto Mi Ayam Terlalu Terang Gegara Ini, Warganet: Kayak Lihat HP Emak
“Siapa yang ngajarin itu?<” ujar yang lain.
“Mau viral menghalalkan segala cara, sampai mengorbankan nyawa,” Kata yang lain.
Hingga video tersebut beredar belum ada keterangan lebih lanjut tentang bocah tersebut. Namun banyak yang penasaran bagaimana bahaya air comberan bila terminum.
Jutaan bakteri dan virus dalam air comberan
Tak perlu diragukan bahwa air comberan mengandung jutaan bahkan miliaran bakteri dan virus berbahaya yang menyebabkan penyakit. Tidak terhitung jenis limbah yang bercampur dalam air comberan, misalnya saja air pembuangan kotoran WC, air cucian, hingga sampah-sampah organik, hingga kotoran hewan yang membusuk.
Jangankan air comberan air bersih yang belum dimasak saja juga mengandung bakteri dan virus yang tak kasat mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung