Suara.com - Anda yang gemar menyelam (diving) dan snorkling, platform Blublub bisa menjadi solusi untuk memilih destinasi wisata air, tepatnya wisata bawah laut terbaik mana di Indonesia yang akan Anda kunjungi.
Orang Indonesia memang beruntung memiliki banyak pulau sehingga punya banyak pilihan wisata alam yang bisa dikunjungi untuk melepas penat di kala pandemi, salah satunya adalah wisata air dengan aktivitas snorkling dan menyelam di laut (scuba diving).
Namun, sebelum mencoba scuba diving, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui.
Perlu diketahui, scuba diving tidak sama dengan berenang di lautan. Nah, karena kondisi lautan berbeda dengan daratan, maka Anda harus memiliki lisensi menyelam dengan mengikuti program sertifikasi.
“Scuba diving memang tidak bisa dilakukan sembarangan, karena memang diharuskan mengantongi sertifikat menyelam terlebih dahulu untuk keselamatan para diver. Karena itu untuk platform Blublub sendiri, selain berbagai macam tujuan untuk wisata snorkeling, diving dan liveaboard, Anda juga dapat menemukan berbagai program untuk mendapatkan lisensi menyelam bagi para customer yang ingin melakukan scuba diving,” jelas Bagas Agung Satria, selaku Chief Executive Officer (CEO) dari Blublub, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
Blublub merupakan market place online yang berfokus pada kegiatan wisata air seperti scuba diving serta berbagai trip wisata air lainnya. Platform ini dapat digunakan untuk menghubungkan para customer dengan pusat penyelaman di seluruh Indonesia, yang menawarkan trip diving dan liburan di waktu yang sama.
Platform tersebut juga dapat digunakan untuk membuat akun dan memesan perjalanan wisata bawah laut, mencari artikel atau berita mengenai dunia diving, serta tentang promosi khusus yang ditawarkan oleh Blublub.
“Kami berusaha untuk memberikan lokasi penyelaman eksklusif dengan harga terbaik dan juga kami memastikan keamanan dan kenyamanan pada setiap transaksi,” tambah Bagas.
Istimewanya, di platform tersebut terdapat fitur e-dive log untuk para user, karena pada umumnya dive log itu masih menggunakan buku yang semua riwayat menyelam diver masih ditulis di atas kertas.
Baca Juga: Digigit Hiu saat Snorkeling, Bocah 12 Tahun Terpaksa Amputasi Lengan
Namun di platform ini, untuk para user yang telah mendaftar bisa menggunakan e-dive log pada website Blublub yang bisa diakses kapan saja secara electronical tanpa perlu khawatir buku dive log akan hilang.
“Kami menyediakan fitur e-dive log, dimana, user dapat mencatat dive log mereka setelah kegiatan diving secara electronically dan akan di verifikasi sendiri oleh vendornya. User juga bisa menyimpan dive log mereka di account mereka sendiri mengenai history diving mereka,” tambah Bagas.
Selain scuba diving, tersedia juga snorkeling bagi yang tidak memiliki sertifikat menyelam sehingga bisa tetap menikmati keindahan wisata laut. Selain itu, juga terdapat layanan liveaboard, yang mana cocok untuk Anda yang ingin menyelam juga sembari bisa bersantai di kapal.
Berbagai lokasi di Indonesia yang memiliki kecantikan alam dibawah laut ini, sudah tentu harus menjadi tujuan liburan Anda.
Pada platform Blublub juga menawarkan berbagai lokasi diving terbaik yang bisa Anda kunjungi di antaranya terdapat Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, dan masih banyak lainnya, serta menjamin keamanan customer-nya dengan mengimbau para vendor untuk menerapkan protokol kesehatan bagi yang memilih trip diving maupun program lisensi menyelam.
“Kami berharap dengan adanya platform Blublub dapat memudahkan dan menghubungkan para diver di seluruh dunia serta bisa terus melestarikan keadaan alami laut di Indonesia,” pungkas Bagas.
Berita Terkait
-
Huma Kusa Danau Sipin, Sensasi Liburan Tepi Danau Estetik di Kota Jambi
-
Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut
-
Jadi Penyelam dengan Rekor MURI: Kisah Kirana Larasati yang Terinspirasi dari Tragedi Gua Thailand
-
Catat Rekor, Kirana Larasati Waswas Lawan Arus di Kedalaman 127,8 Meter
-
5 Rekomendasi Wisata Air Umbul Paling Bagus dan Sepi di Klaten, HTM Cuma Rp5 Ribu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23