Suara.com - Anak laki-laki berusia 12 tahun kehilangan lengannya setelah digigit oleh seekor hiu saat ia menyelam di sebuah taman laut di Mesir.
Menyadur New York Post, Kamis (29/10/2020), bocah itu diserang seekor hiu koboi saat snorkeling bersama ibunya di Resor Laut Merah Sharm El-Sheikh.
Kementerian Lingkungan Hidup Mesir mengatakan hiu langka itu berukuran sekitar 1,8 meter. Hewan ini juga menyerang sang pemandu wisata.
Dalam insiden yang terjadi Minggu (25/10) ini, anak laki-laki digigit dibagian lengan sementara pemandu wisata diserang di salah satu kakinya.
Bocah itu, beserta sang ibu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Internasional Sharm, di mana sang anak diamputasi dari bagian siku ke bawah.
Sementara ibunya menjalani perawatan akibat luka gigitan yang cukup dalam, mengutip laporan CNN.
Seorang pejabat kesehatan Mesir mengatakan si pemandu wisata juga harus menjalani amputasi untuk salah satu kakinya.
Selepas serangan mengerikan itu, berbagai kegiatan di sekitar tempat menyelam resor langsung ditangguhkan.
"Menteri telah memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas manusia di sekitar daerah serangan sesuai dengan pedoman yang ada," ujar pernyataan pemerintah.
Baca Juga: Bertambah, Arkeolog Temukan Total 60 Peti Mati Tersegel di Mesir
Serangan hiu disebutkan jarang terjadi di kawasan Laut Merah, terutama dalam tahun terakhir.
Kendati demikian pada 2018, seekor hiu telah menewaskan seorang turis asal Ceko di lepas pantai Marsa Alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar