Suara.com - Apa saja oleh-oleh khas Jakarta yang bisa kita bawa pulang sebagai buah tangan? Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Jakarta dari tradisional hingga kekinian yang dirangkum Suara.com.
Saat Anda berkunjung ke Jakarta untuk tujuan jalan-jalan dan berwisata, tentunya Anda akan banyak menemui tempat wisata modern maupun wisata sejarah. Wisata modern seperti Ancol, Monas, Dufan dan juga masih banyak lagi. Sementara untuk wisata sejarah, Anda dapat berkunjung ke Kota Tua Jakarta.
Saat berwisata sudah pasti pasangannya adalah makanan dan minuman. Di Ibu Kota Jakarta banyak oleh-oleh khas Jakarta yang bisa Anda beli sebagai buah tangan untuk dibawa pulang. Berikut ini ada beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Jakarta yang bisa Anda pilih:
1. Bir Pletok dan Dodol Betawi Mpok Nini
Oleh-oleh khas Jakarta yang pertama adalah Bir Pletok. Bir pletok ini tidak beralkohol meskipun disebutnya bir, karena terbuat dari air, jahe, dan rempah-rempah lainnya dan bisa disajikan hangat maupun dingin. Sensasinya hangat dan manis saat Anda meminumnya.
Sambil minum bir pletok, temani dengan cemilan dodol Betawi dengan rasa ketan hitam, ketan putih dan juga durian. Bentuk dodol Betawi ini berbeda dengan dodol garut yang kecil-kecil.
Dodol Betawi ini cenderung berbentuk besar dan Anda harus memotongnya kecil-kecil sebelum dimakan. Jika Anda berminat untuk membeli oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini, bisa Anda dapatkan di official store Mpok Nini yang beralamat di Jalan Belanak 2 Ujung RT02/01 Nomor 57 (Dekat SMPN 7 BKS). Harga bir pletok bubuk adalah Rp10.000 dan dodol Betawi dibanderol dengan harga Rp35.000. Cukup murah, bukan?
Kue Kembang Goyang adalah sebuah kue yang terbuat dari tepung beras, santan, gula, dan garam yang kemudian digoreng dengan cetakan berbentuk kembang. Semua wilayah punya kembang goyang khas daerahnya masing-masing seperti di Sumatera, Kembang Goyang yang dikenal dengan Kembang Loyang dan di Jawa disebut dengan Mentari.
Baca Juga: 35 Oleh-Oleh Khas Jogja dari Makanan, Kerajinan, dan Pakaian
Sekarang ini sudah banyak inovasi dari Kembang Goyang dengan berbagai rasa seperti keju, cokelat, dan lainnya. Kembang Goyang khas Jakarta bisa dibeli di toko oleh-oleh manapun di Jakarta atau via online melalui website Mpok Nini. Harganya sekitar Rp70.000 per kg.
3. Kue Semprong
Kue yang satu ini sangat pas dijadikan oleh-oleh , dengan tekstur yang renyah serta bau harum yang gurih. Makanan khas Jakarta satu ini dijamin bisa membuat Anda tergoda untuk mencicipinya. Untuk rasanya, kue semprong mempunyai cita rasa yang manis, cocok untuk dijadikan camilan di rumah.
Harga oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini juga cukup terjangkau. Untuk Kue Semprong ukuran 650 gram yang sudah ada di dalam toples biasanya dihargai dengan Rp 28.000 saja.
Marguerite Nougat adalah sebuah merek nougat homemade yang dibuat oleh Claudia Syanny pada tahun 2011 yang lalu. Makanan ini cocok dijadikan oleh-oleh khas Jakarta.
Pada awalnya, Claudia menjual nougat via online yang kemudian dijual di restoran dan cafe Jakarta. Marguerite Nougat dibuat dengan bahan-bahan sehat dan terbaik, di mana rasanya tidak terlalu manis tanpa bahan pengawet.
Ada banyak varian rasa nougat yang bisa Anda pilih seperti greentea, chocomilk, blueberry, strawberry, apricot pistachio, dan masih banyak lagi lainnya. Harga 1 box Nougat ini berkisar antara Rp 80.000 - Rp 135.000.
Hokkaido Cheese Tart ini berupa regular cheese cake yang seperti kue ulang tahun tetapi cheese cake ala Jepang yang tampak fluffy, empuk, dan juga menggemaskan. Sekilas mungkin Anda mengira seperti egg tart yang dijual di Lawson atau minimarket lainnya karena bentuknya serupa dengan atas berwarna kecoklatan dan filling yang lembut.
Pertama kali gerai Hokkaido ini dibuka, antriannya sangat panjang dan harus menunggu 2 jam untuk mendapatkan cheese tart ini. Meskipun Anda harus membayar Rp 20.000 untuk 1 buat pie kecil, tapi Anda tidak akan merasa rugi karena sensasinya berbeda sama cheese cake yang biasa Anda beli.
Hokkaido Cheese Tart bisa Anda temukan di Mall Kota Kasablanka Lantai Lower Ground, Jl. Casablanca Raya, Tebet, Jakarta. Harga satuan Rp 20.000, sedangkan harga 1 dus isi 6 Rp100.000.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat