Umumnya, investasi paling baik dilakukan secara teratur. Tetapi itu tidak berarti Anda harus terkunci dalam siklus investasi bulanan atau mingguan. Sebab pilihan itu bisa sangat berbeda antara pekerja bergaji bulanan dan pekerja lepas.
Artinya, daripada mengunci diri pada dana anuitas atau dana abadi yang menuntut pembayaran premi bulanan, pertimbangkan untuk mengeksplorasi investasi lain dengan lebih banyak kebebasan dalam siklus investasi. Sehingga Anda lebih leluasa investasikan uang pada waktu Anda sendiri.
5. Tentukan bagaimana Anda akan menggunakan dividen
Selain nilainya bertambah, beberapa investasi juga memberikan dividen tunai atau bonus. Meskipun Anda mungkin ingin menggunakan pembayaran untuk merenovasi dapur, pasangan mungkin berpikir harus menginvestasikan kembali uang tersebut untuk pengembalian yang lebih baik.
Tidak ada jawaban yang salah di sini, tetapi tidak menyetujui apa yang akan Anda lakukan dengan dividen investasi dapat menyebabkan pertengkaran.
Saat merencanakan portofolio bersama, pastikan untuk mendiskusikan bagaimana akan menangani dividen yang mungkin diperoleh. Salah satu idenya adalah mentransfer sebagian dari dividen ke rekening tabungan dan menginvestasikan kembali sisanya. Cara lain adalah membagi dividen secara proporsional untuk dilakukan sesuka Anda dan pasangan.
6. Pisahkan portofolio sesuai selera risiko
Jika Anda tidak dapat menyetujui berapa banyak risiko yang harus diambil saat berinvestasi, pertimbangkan untuk menyiapkan dua portofolio sekaligus. Investasi satu menampilkan produk yang lebih tidak stabil dengan pengembalian yang diproyeksikan lebih tinggi, satu terdiri dari investasi yang stabil dengan pengembalian yang diproyeksikan lebih konservatif.
Masing-masing Anda memutuskan berapa persentase anggaran yang ingin dimasukkan ke dalam setiap portofolio. Dengan cara ini, pihak yang memiliki selera risiko lebih tinggi tidak akan merasa ditahan, sementara pihak yang lebih berhati-hati tidak harus menghadapi stres yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Istri Diceraikan Suami Gegara Lebih Sayang Kucing, Hubungan 45 Tahun Kandas
7. Mulailah lebih cepat daripada nanti
Selama Anda berinvestasi dengan benar, bunga majemuk akan menumbuhkan uang dan membantu masa depan keuangan Anda setiap hari. Semakin cepat memulai waktu investasi, semakin banyak yang akan Anda tuai pada akhirnya. Itu adalah prinsip yang terkenal, tapi entah mengapa orang sulit mempercayainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Kamera iPhone Duo Mirip iPhone 17e, tapi Punya Satu Keunggulan dari iPhone 17
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Tak Tepat Sasaran! BGN Coret 1.653 Sekolah Elite dari Program MBG
-
Sinergi Pemkot dan Imigrasi Sumut, Kakanwil Terima Aspirasi Penguatan Layanan Keimigrasian
-
22 Kode Redeem FF Terbaru 11 September 2026, Sikat Skin Senjata dan Diamond Gratis
-
5 Zodiak Ini Dikenal Paling Toxic dan Manipulative dalam Pertemanan
-
6 Fitur Penting yang Harus Ada pada Pembersih Udara, Tak Cuma Sekadar Saring Debu
-
Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584
-
Nggak Pikir Panjang Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,6 Juta/Gram
-
Tren Edit Foto 80-an di ChatGPT: Begini Cara Bikinnya, Lengkap dengan Prompt