Suara.com - Kate Middleton ternyata pernah menangis sebelum pesta pernikahannya dengan Pangeran William digelar. Hal itu lantaran desain gaun pengantinnya bocor ke media.
Kate dikabarkan telah melakukan semua yang dia bisa untuk menjaga agar desainernya, Sarah Burton dari Alexander McQueen, tetap menjaga rahasia mengenai desain gaun pengantinnya, tetapi kabar tersiar dan menjadi berita utama.
Pada saat itu, The Sunday Times melaporkan, "Seorang sumber fesyen mengatakan bahwa gaun itu akan menjadi kombinasi dari ide desain Middleton sendiri dan pengetahuan serta pemahaman Burton yang mendalam tentang mode kelas atas."
Berbicara di Channel 5 dokumenter Rahasia Royal Dressmakers, Katie Nicholl mengatakan bahwa Kate patah hati karena rahasianya terbongkar.
"Di balik layar, saya pikir itu menyebabkan air mata di Istana. Karena Kate telah melakukan semua yang dia bisa untuk merahasiakan gaun pengantin itu," kata Nicholl.
Sarah Burton sempat membantah keterlibatannya dalam merancang gaun Kate. Sampai Burton secara resmi diumumkan sebagai desainer ketika Kate keluar dari mobil di depan Westminster Abbey.
Untungnya, kebocoran gaun itu tidak mengganggu Kate di hari besar pernikahannya. Kate ketika itu menggunakan gaun berwarna gading dengan korset satin dan lengan renda, yang sangat populer di kalangan kritikus dan penggemar mode di seluruh dunia.
Burton menghadiri pernikahan kerajaan dan menata gaun Kate sebelum dia berjalan menyusuri lorong, memastikan semuanya sempurna.
Burton menggunakan keahlian tradisional Carrickmacross teknik yang berasal dari tahun 1800-an, dalam membuat gaun tersebut. Roknya dibuat dengan lengkungan gazar satin putih. Kerudung Kate juga dibuat di Royal School of Needlework dan dibuat dengan bunga sulaman tangan.
Baca Juga: Survei Membuktikan: Gaya Meghan Markle Lebih Populer dari Kate Middleton
Di bagian belakang gaunnya terdapat 58 kancing gazar dan organza, yang diikat dengan tali rouleau. Dilaporkan bahwa Kate pertama kali memperhatikan karya Burton ketika menghadiri pernikahan putra Camilla, Tom Parker Bowles pada tahun 2005, di mana ia merancang gaun pengantin Sara Buys.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik