Chal isseo / Chal ga yang artinya Selamat Tinggal atau Selamat Jalan.
Eung yang artinya Iya.
Ani yang artinya Bukan atau Tidak.
Selain pembagian Bahasa Korea halus atau kasar, juga ada pembagian Bahasa Korea formal dan non-formal. Tentunya pembagian ini berdasarkan situasi kondisi, misalnya dalam acara formal seperti pidato, sambutan, dan lain sebagainya, maka menggunakan Bahasa Korea formal. Tetapi dalam aktivitas sehari-hari, maka digunakan bahasa non-formal.
Untuk bahasa formal Korea, biasanya akan ditandai dengan akhiran huruf kalau ditransliterasi ke dalam Bahasa Indonesia jadi eubnidi / eubnikka. Sementara untuk bahasa Korea non-formal / biasa / akrab (bukan kasar), ditandai dengan akhiran huruf o / yo.
Belajar Bahasa Korea Percakapan Sehari-hari: Perkenalan
annyông-hasimnikka. coneun indonesia-eseoon yu-su-peu rago-hamnida.
ce naineun isib-o sal-imnida.
coneun ajik gyoron-eul an-hæsseumnida.
Baca Juga: Belajar Bahasa Korea Lewat Drakor, Ini 60 Istilah Terpopuler
coneun indonesia-e-so was-soyo. codo hangung-mareul calmo-thæyo.
Artinya : Selamat (pagi / siang / sore / malam). Saya Yusuf dari Indonesia. Umur saya 25 tahun. Saya belum menikah. Saya dari Indonesia. Saya juga tidak fasih / pandai berbahasa Korea.
Demikian penjelasan tentang cara belajar Bahasa Korea dasar untuk pemula. Selamat belajar.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi