Suara.com - Banyak negara masih berjuang dengan pandemi Covid-19. Tentu saja, selain penguncian dan pembatasan yang kembali diberlakukan, protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) juga harus diperketat.
Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menyepelekan hal ini. Bahkan ada kelompok orang yang dijuluki "Anti Masker" karena mereka tak mau mematuhi protokol kesehatan untuk membantu garda terdepan berjuang melawan penyebaran virus.
Baru-baru ini, cuitan dari lelaki asal Inggris viral, mengisahkan sang istri menjadi korban kekerasan dari kelompok "Anti Masker". Dalam cuitan yang hingga saat ini telah mendapat lebih dari 11 ribu likes ini, akun @its_johnmartin menjelaskan, jika istrinya yang saat itu tengah bekerja di sebuah supermarket tiba-tiba saja menangis karena frustasi.
"Istri saya menangis karena frustasi. Dia mengelola supermarket yang mendapat sekitar 16.000 pelanggan seminggu. Sekitar 1600 dari mereka adalah "Anti Masker" yang kejam. Dia baru saja berbicara dengan seseorang di Downing Street dengan putus asa. Utas ini menjelaskan beberapa dari apa yang dia lakukan," cuit lelaki tersebut.
Sebagai seorang karyawan di supermarket, kaya John, sang istri hanya melakukan tugasnya untuk meminta pelanggan yang datang memakai masker. Tentu saja ini memiliki tujuan yang baik untuk kesehatan dan keselamatan dirinya sendiri.
Sayangnya, kata John, sang istri malah mendapatkan kekerasan. Bahkan pelanggan tersebut melecehkannya dengan menyebutnya sebagai anggota Nazi dan jalang masker.
Fakta yang menyedihkan adalah, polisi Inggris tidak memiliki sumber daya untuk mencegah semua kasus pelecehan karyawan seperti yang terjadi pada istrinya. Sementara itu, supermarket Inggris saat ini telah meningkatkan dan mengambil alih situasi.
John dan istrinya, seperti dilansir Bored Panda berharap agar di tengah krisis ini, para karyawan ritel bisa mendapatkan perlindungan dari perilaku semacam itu.
"Perilaku sudah membaik. Di beberapa lokasi hal itu tidak akan terjadi dan kehadiran polisi harus selalu ada," kata mereka.
Baca Juga: Iseng Buka Peta, Wanita Ini Malah Temukan Bukti Perselingkuhan Pacar
John dan istrinya bersyukur jika mereka mendapatkan dukungan dari pelanggan lain dan sebagian besar pengguna Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo
-
5 Motor Matic Bekas 10 Jutaan Terbaik: Ini Cara Cek Odometer Asli vs Direset
-
Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT
-
Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat
-
Senandung Gugusan Bintang, Perjalanan Baru Jakarta Movin Allstars di Luar Panggung Teater Musikal
-
Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka