Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang dewasa mencari cara baru untuk beristirahat dan berelaksasi.
Hal ini didasari oleh penelitian yang menyatakan bahwa 7 dari 10 orang dewasa kerap kali mencari cara baru untuk menghilangkan stres.
Salah satu yang belakangan banyak dipilih ialah bercocok tanam. Hobi ini belakangan diminati oleh masyarakat, untuk menghabiskan waktu selama berada di dalam rumah.
Hal tersebut menginspirasi merek mainan edukatif Lego dalam meluncurkan koleksi Lego Botanical Collection.
Di mana, kini kita dapat membawa sentuhan alam ke dalam rumah sekaligus dapat membuat sendiri rangka tumbuhan tanpa perlu repot menyiram untuk menjaga kesegarannya.
Koleksi terbaru Lego yang cocok bagi si tangan terampil ini terdiri dari dua jenis yang menarik, yaitu Lego Flower Bouquet yang menabjubkan untuk menerangi rumah dan Lego Bonsai Tree bagi mereka yang ingin mendapatkan keharmonisan di tahun baru.
"Rangkaian koleksi ini diharapkan menjadi kegiatan rutin sempurna bagi mereka yang ingin lebih kreatif, dapat menghilangkan stres dan menemukan momen penuh ketenangan pikiran di setiap harinya," ujar Jamie Berard, Design Lead, LEGO Group dalam siaran pers yang Suara.com terima pada Senin (18/1/2021).
Kedua set di Lego Botanical Collection ini, kata dia mencakup sejumlah elemen yang terbuat dari plastik nabati yang diproduksi menggunakan tebu yang bersumber secara lestari.
Lego Flower Bouquet, jelas Jamie merulakan set yang terdiri dari 756 buah elemen, yang menampilkan sejumlah bunga indah dalam berbagai warna menakjubkan yang dapat disesuaikan oleh perakit saat bunganya bermekaran.
Baca Juga: Demi Miliki Tanaman Hias Idaman, Pria Ini Rela Lepas Rumah Harga Rp500 Juta
Kombinasi bunga snapdragon, mawar, poppy, aster, daisy, dan beragam rerumputan dapat diatur sedemikian rupa sesuai desain ruangan dan keinginan perakit.
"Sementara model Lego Bonsai Tree yang terdiri dari 878 buah elemen. Perakit dapat menikmati ketenangan saat mereka membentuk model pohon bonsai dengan daun hijau atau bunga sakura merah muda. Saat musim mulai berganti, kelopak bunga dengan mudah dapat diganti untuk menciptakan tampilan yang baru," jelasnya lagi.
Kedua set ini akan tersedia mulai 4 Januari 2021 di seluruh Toko Tersertifikasi Lego dan Kidz Station tertentu di Indonesia.
Lego Flower Bouquet dapat dirancang dengan tinggi lebih dari 14 inci (36 cm), dengan harga Rp859 ribu Sedangkan Legi Bonsai Tree dapat berdiri setinggi 7 inci (18 cm), dengan harga Rp859 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik