Suara.com - Jika berbicara mengenai Eropa, yang tergambar dalam pikiran biasanya perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang canggih.
Namun, rupanya Eropa juga memiliki legenda dan mitos-mitos yang berkembang dan menjadi kepercayaan masyarakat di sana.
Dikutip dari Cultural Places, berikut ini beberapa negara Eropa yang memiliki cerita mitos turun temurun yang berkembang, di antaranya:
1. Strigoi Vampir, Romania
Vampir sering kali kita lihat dalam film-film. Biasanya vampir juga dikenal dengan nama drakula. Makhluk penghisap darah ini rupanya sangat populer di Eropa, khususnya masyarakat Romania.
Legenda mengatakan, vampir adalah orang-orang yang meninggal karena kekerasan atau ritual terlarang.
Strigoi vampir juga dikenal sangat ganas karena banyak memangsa masyarakat. Namun, dikatakan strigoi dapat dihindari dengan menggantung bawang putih di pintu dan jendela. Menurut beberapa masyarakat memakannya juga dapat membuat strigoi pergi. Terkadang bawang putih juga dijadikan kalung untuk anak-anak agar terhindari dari strigoi.
2. Nessie, Skotlandia
Di Skotlandia terdapar sebuah legenda yang dikenal dengan nama Nessie. Legenda yang satu ini juga dikenal dengan nama Monster Loch Ness.
Nessie merupakan makhluk laut besar yang diyakini menghuni Danau Loch Ness, Skotlandia. Dikatakan, Nessie berasal dari zaman kuno yang muncul pada 565 M. Monster ini sering menggigit para perenang di danau.
Baca Juga: Wayne Rooney Pensiun, Ini Daftar Prestasinya Sebagai Pemain
3. Palu Thor, Skandinavia
Penyuka film superhero Marvel pasti tidak asing dengan hal yang satu ini. Rupanya, sosok yang satu ini berasal dari legenda yang terkenal di Skandinavia. Thor, yang dikenal sebagai Dewa Petir, memiliki sebuah palu yang bernama Mjölnir. Nama Mjölnir sendiri berarti petir yang dapat menciptakan guntur.
Dalam mitologi Norse, Mjölnir dianggap sebagai senjata paling kuat, bahkan mampu untuk meratakan gunung. Cerita legenda ini, sampai saat ini masih dipercayai masyarakat Skandinavia. Hanya saja masyarakat lebih mengenal Thor sebagai sosok superhero dalam film.
4. Lorelei, Jerman
Lorelei merupakan sebuah batu yang terdapat di Lembah Sungai Rhine dekat kota St. Goarshausen, Jerman. Batu tersebut menceritakan kisah tentang seorang wanita muda yang cantik, yang tinggal di ketinggian.
Legenda mengatakan, wanita muda itu duduk di atas batu, menyisir rambut emasnya, dan menyanyikan lagunya. Lagu tersebut dikatakan dapat mengganggu para awak kapal yang mengarungi sungai dan itu menyebabkan mereka menabrak bebatuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis