Suara.com - Selama ini, program sarjana atau S1 menjadi incaran mayoritas lulusan sekolah menengah atas. Dan bagi mereka yang gagal S1, memilih program diploma sebagai alternatifnya.
Namun terbaru, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mendorong agar program studi diploma tiga ditingkatkan menjadi diploma empat atau sarjana terapan.
“Kami mendorong agar seluruh program studi diploma tiga, baik di Politeknik maupun sekolah vokasi ditingkatkan menjadi diploma empat atau sarjana terapan. Memang tidak wajib, terserah Politeknik atau sekolah vokasi bersangkutan,” ujar Wikan dalam webinar “Sukses Masa Depan Melalui Sarjana Terapan” yang dipantau di Jakarta, Sabtu (30/1/2021), dikutip dari Antara.
Dikatakan bahwa dorongan meningkatkan jenjang diploma tiga ke jenjang sarjana terapan ini bertujuan untuk mendapatkan input yang baik. Selama ini, program diploma tiga hanya dilirik oleh calon mahasiswa yang gagal masuk program sarjana.
“Ayo kita naikkan menjadi sarjana terapan, kita butuh input yang benar-benar passion pada pendidikan vokasi. Bukan yang gagal masuk perguruan tinggi akademis lalu mengambil diploma tiga,” kata Wikan.
Perbedaan antara sarjana terapan dengan sarjana akademis adalah lebih banyak pada praktik, yang mana pada program studi sarjana terapan 60 persen adalah praktik dan 40 persen teori. Beda dengan sarjana akademis yang lebih banyak teori.
Dia menambahkan calon mahasiswa harus mengerti betul bagaimana kemampuan dirinya. Jika kemampuan dirinya lebih banyak berhubungan dengan kemampuan analitikal, disarankan masuk perguruan tinggi akademis. Sementara jika lebih banyak kemampuan di bidang teknis disarankan untuk ke perguruan tinggi vokasi.
Wikan menambahkan pihaknya juga menggabungkan SMK dengan program D2, yang bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang bersifat teknik. Caranya adalah dengan memperbanyak lulusan program diploma dua.
Baca Juga: Giuseppe Paterno, Veteran Perang Dunia II Jadi Sarjana di Usia 96 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Apakah Boleh Bawa Sepeda di MRT? Ini 6 Rekomendasi Sepeda Stylish yang Lolos Masuk Gerbong
-
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Lewat Aplikasi PINTAR BI, Jangan Sampai Terlambat!
-
6 Sabun Mandi Batangan Murah Wangi Tahan Lama, Mudah Ditemukan di Alfamart atau Indomaret
-
5 Link Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Dibuka, Tersedia Ribuan Kursi
-
Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
-
Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan
-
Apakah Kurma Perlu Dicuci Dulu sebelum Dimakan? Ini Anjuran BPOM Arab Saudi
-
Promo Minyak, Gula hingga Kecap di Indomaret Spesial Ramadan, Sembako Harga Turun!
-
15 Menu Buka Puasa Berkuah yang Nikmat dan Menghangatkan, Cocok untuk Ramadan
-
5 Tips Kulit Sehat Selama Ramadan Menurut Ahli Dermatologi