Suara.com - Hewan peliharaan seperti anjing atau kucing yang dilepas di dalam rumah, kerap kali menimbulkan masalah dengan buang air sembarangan. Terlebih, kalau mereka buang air kecil atau buang air besar di furnitur yang susah dibersihkan, seperti sofa atau karpet. Selain baunya yang seringkali menempel, nodanya juga terkadang sulit dihilangkan cuma dengan dicuci.
Untuk itu, sambil proses melatih kebiasaan buang air (potty training) hewan kesayangan, Anda perlu menyiapkan beberapa amunisi kalau terjadi 'kecelakaan' yang tidak diinginkan.
Jangan sampai furnitur di rumah rusak dan bau tidak sedap tercium di seluruh penjuru rumah gara-gara ulah hewan peliharaan ini. Berikut langkah pencegahan dan perbaikan yang disarankan Dekoruma.
1. Beli Produk Pembersih Khusus Kotoran Hewan Peliharaan
Untuk mengatasi masalah ini, produsen kebutuhan hewan peliharaan juga mempunyai berbagai produk khusus untuk menghilangkan noda kotoran di bahan-bahan seperti kain. Begitu juga dengan produk penghilang bau kotoran hewan yang banyak dijual di pasaran. Produk-produk tersebut dapat dengan mudah Anda temukan di pet shop atau juga dibeli secara online.
2. Pakai Bahan-bahan Pembersih Rumah Tangga
Produk pembersih khusus kotoran hewan biasanya lebih ampuh dan praktis, tapi harganya yang cukup mahal mungkin tidak terjangkau bagi semua orang. Sebagai alternatif, beberapa bahan-bahan pembersih rumah tangga bisa jadi alternatif.
Misalnya, menggunakan soda kue untuk membersihkan noda kencing anjing atau kucing di furnitur berbahan kain, atau menggunakan bubuk kopi untuk membantu menetralisir bau yang menyengat.
Anda juga bisa membuat larutan pembersih sendiri dengan mencampurkan cuka putih, alkohol, garam, dan deterjen untuk menghilangkan bau dan noda secara bersamaan.
3. Bersihkan Kotoran Sebelum Noda Mengering
Salah satu cara untuk meminimalkan bau kotoran yang menyengat adalah dengan membersihkan kotoran hewan peliharaan dengan segera. Jika anjing atau kucing kencing sembarangan, segera serap dengan handuk tidak terpakai atau kain khusus kotoran hewan.
Jika kotorannya padat, segera ambil dengan plastik, bungkus, dan buang ke luar rumah. Setelah itu, Anda tinggal membersihkannya seperti biasa dengan cairan pembersih atau bahan pembersih rumah tangga lain.
Baca Juga: Viral Gadis Pelihara Seekor Nyamuk, Caranya Beri Makan Jadi Sorotan
4. Jaga Sirkulasi Udara dengan Ventilasi yang Memadai
Pemilik hewan kadang tidak langsung sadar bahwa hewan kesayangannya membuang kotoran sembarangan. Terlebih lagi, kalau mereka pipis atau buang air besar di sudut-sudut rumah yang jarang dijangkau penghuni rumah.
Selain Anda perlu rajin-rajin mengecek sudut-sudut yang biasanya dijadikan teritori hewan peliharaan, ventilasi yang memadai bisa menjadi penawar sementara agar bau kotoran tidak terperangkap dan jadi sangat menyengat.
5. Sediakan Penampung Kotoran Khusus
Terutama untuk kucing, sudah sewajibnya pemilik hewan peliharaan memasang litter box berisi pasir atau bahan-bahan lain yang mampu menyerap bau. Selain pasir beraroma, litter box sekarang bisa diisi dengan bahan limbah kayu atau sterofoam yang juga mampu menyerap bau. Pastikan untuk rutin membuang kotoran yang ada di litter box dan mencucinya supaya baunya tidak menyebar ke seluruh penjuru rumah.
Untuk anjing, Anda bisa menjadwalkan waktu buang air di halaman atau area luar rumah.
Dengan segala tindakan preventif dan perbaikan dari hewan peliharaan yang masih sering buang kotoran sembarangan, cara paling efektif adalah melatih mereka untuk membuang air pada tempatnya. Prosesnya memang cukup panjang dan butuh kesabaran, tapi perlu dilakukan supaya Anda tidak terus-terusan membersihkan kotoran mereka. Selamat mencoba!
Artikel terkait:
Gemes Banget! Ini 5 Hewan Peliharaan yang Mudah Dirawat
Tingkatkan Mood #BisaDiRumah dengan 6 Kolam Koi Minimalis Ini!
8 Trik Membersihkan Rumah untuk Si Penyayang Binatang
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
-
Bayar Zakat Fitrah Online, Apakah Sah? Ini Hukum dan Batas Waktunya
-
CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Informasi Resmi dan Proyeksi Formasi Terbaru
-
Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Timur, Solusi Aman untuk THR-an