Suara.com - Sleman City Hall turut merayakan kemeriahan Tahun Baru Imlek ke-2752. Acara Sleman Imlek Festival digelar mulai Jumat (12/2/2021) kemarin hingga 28 Februari 2021 mendatang.
Acara ini berlokasi di Atrium Rama area ground floor dan juga di Garden lantai 1. Jumat lalu, acara ini dibuka dengan penabuhan tambur dan penampilan barongsai dari Paguyuban Naga Barongsai Beskalan (Panbers).
Pengunjung dapat menikmati beragam keseruan seperti pertunjukan seni budaya Tionghoa, pameran perabotan khas peranakan, ramalan Tionghoa, peragaan busana anjing, dan juga hadiah Imlek spesial untuk pengunjung Sleman CIty Hall.
Tak hanya itu, ada pula makanan tradisional dari negara-negara Asia seperti Korea, Jepang, China, dan lainnya. Pengunjung bisa menyicipi kuliner tersebut di Sleman Imlek Culinary yang berlokasi di Garden lantai 1.
Menambah daftar keseruan dalam rangka perayaan Imlek, Sleman City Hall juga bekerjasama dengan JAGAD Artwrok. Dihadirkan dua replika dinosaurus dengan jenis Raptor dan Dilophosaurs yang dipamerkan di lantai 2.
Bulan Februari ini juga akan diramaikan dengan program Lucky Tree serta Imlek Gift. Pengunjung yang sudah memiliki Privilege Card maupun yang baru bergabung berkesempatan mendapatkan hadiah.
Hadiah Imlek spesial tersebut bisa didapatkan apabila menukarkan poin pada 4-26 Februari 2021. Pengunjung juga dapat memanfaatkan spot foto menarik di Sleman City Hall untuk mengabadikan momen bersama orang terkasih.
Sleman City Hall berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Secara berkala, seluruh area akan disemprot dengan disinfektan sebelum acara dimulai.
Semua orang yang datang ke area Sleman City Hall juga diwajibkan mencuci tangan, melakukan pengecekan suhu, memakai masker, menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak selama berada di area mal.
Baca Juga: Mualaf, Roger Danuarta Beri Penjelasan Tetap Rayakan Imlek
Hal ini tentu saja bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung selama Sleman Imlek Festival 2021 digelar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura