Suara.com - Perut buncit bukan hanya mengganggu penampilan, tapi juga berisiko bagi kesehatan. Lemak perut atau lemak visceral dapat mengelilingi organ hati dan organ lainnya.
Aduh, apalagi ditengah pandemi saat ini, semua aktivitas banyak dilakukan di rumah dan membuat kita semakin jarang gerak.
Dilansir dari Time of India, berikut 9 makanan yang dapat membuat perut tambah buncit:
1. Roti Tawar
Jika Anda mencoba untuk menghilangkan lemak perut, roti tawar sangat dilarang untuk Anda. Makan roti tawar menyebabkan timbunan lemak visceral di perut yang sulit hilang
2. Soda
Studi telah menghubungkan konsumsi soda dengan lingkar pinggang yang lebih lebar. Orang yang mengonsumsi soda memiliki persentase lemak perut lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi soda
3. Jus Buah
Bahkan jus buah alami yang Anda dapatkan di pasaran juga penuh dengan gula lho. Jus buah mengandung fruktosa sejenis gula yang terkait dengan peningkatan jaringan adiposa visceral alias lemak perut
Baca Juga: Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Ikuti 5 Pola Makan Berikut
4. Cokelat
Tidak semua cokelat buruk. Faktanya, cokelat hitam sangat baik untuk kesehatan. Tapi cokelat susu mengandung gula dan kalori yang bisa menghambat tujuan penurunan berat badan Anda.
5. Potato chips
Peneliti harvard menemukan keripik kentang adalah makanan terburuk untuk Anda. Keripik kentang penuh dengan lemak jenuh yang dapat menyebabkan penambahan lemak perut
6. Pizza
Meski mengandung sayuran sebai topping, pizza tetap pizza. Pizza kaya lemak jenuh yang bisa disimpan di perut Anda yang menyebabkan lemak perut.
7. Kue kering rendah lemak
meski rendah lemak mungkin terdengar seperti pilihan yang lebih sehat, kue kering mengandung tepung olahan yang tinggi gula dan natrium yang bisa menambah lemak perut
8. French Fries
Sebuah studi dari Harvard menemukan bahwa orang yang makan kentang goreng atau french fries secara teratur bertambah lebih dari 1,5 kilogram berat badan setiap empat tahun dibandingkan mereka yang tidak makan kentang goreng.
9. Es krim
Es krim adalah makanan kaya lemak yang dapat menyebabkan penumpukan lemak perut bila dikonsumsi secara teratur
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian
-
Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo
-
5 Motor Matic Bekas 10 Jutaan Terbaik: Ini Cara Cek Odometer Asli vs Direset
-
Semen Gresik Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana bagi Korban Gempa di Nagekeo NTT