Suara.com - Saat hamil, pasangan suami istri biasanya sudah mulai melakukan perencanaan pendidikan untuk calon anak mereka. Tapi tak hanya pendidikan, lho. Calon anak yang masih berada di dalam kandungan juga perlu direncanakan mengenai asuransi kesehatannya.
Hal ini sebagaimana yang disarankan Co-Founder MiPOWER by Sequis and Financial Planner Edwin Limanta, karena dengan adanya asuransi kesehatan saat masa kehamilan dan melahirkan, akan sangat membantu meringankan pengeluaran Anda.
“Saat harus melakukan pengobatan, asuransi akan sangat membantu meringankan pengeluaran keluarga, sebab biaya pengobatan akan ditanggung oleh asuransi sesuai perjanjian polis, dengan demikian finansial keluarga dapat tetap terjaga,” ujar Edwin berdasarkan siaran pers, Selasa (2/3/2021).
Asuransi juga bisa diprogram apabila setelah kelahiran, terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya kondisi anak stunting, yaitu kondisi anak tumbuh pendek dan gizi kurang tidak seperti anak pada umumnya.
Jika anak mengalami stunting, ia akan mudah sakit dan kemampuan berpikirnya (kognitif) terganggu. Atau jika anak tersebut alami berat badan berlebih, akan berisiko mengalami penyakit kronis seperti diabetes, jantung, stroke, dan kanker saat dewasa.
Adapun jenis asuransi yang bisa dipertimbangkan ialah Sequis Q Health Platinum Plus Rider, asuransi kesehatan yang bisa diklaim sejak anak berusia 1 bulan, yang nilainya mencapai Rp 1,5 miliar per tahun.
Stunting umumnya terjadi di 1.000 pertama kehidupan hingga anak berusia 2 tahun. Namun stunting bisa dicegah sejak kehamilan dengan melakukan deteksi stunting melalui pemeriksaan USG secara rutin.
Sekedar informasi, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia 2019, prevalensi stunting Indonesia masih berada di angka 27,67 persen. Padahal arahan Presiden Joko Widodo mentargetkan stunting turun menjadi 14 persen pada 2024 mendatang.
Mirisnya, kasus stunting lebih banyak terjadi pada masyarakat kurang mampu. Tapi stunting juga bisa terjadi pada siapa saja, apalagi jika ibu hamil dan keluarganya tidak memiliki pengetahuan pengasuhan anak sejak dalam kandungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana