Suara.com - Memiliki asuransi kesehatan sangatlah penting bagi setiap orang. Dengan asuransi kesehatan, Anda akan mendapat jaminan dalam memperoleh bantuan dalam perawatan ketika sakit. Terlebih di masa pandemi ini, banyak orang sadar betapa pentingnya asuransi untuk kesehatan mereka.
Namun, memailih asuransi kesehatan mungkin sedikit membingungkan. Ditambah, ada banyak perusahaan yang menawarkan produk asuransi kesehatan dengan keunggulan yang berbeda-beda. Ada yang menawarkan asuransi kesehatan murni, namun tak sedikit yang menawarkan produk asuransi sekaligus investasi. Yang mana sebaiknya harus dipilih?
Dikutip dari rilis Allianz Life yang diterima suara.com, berikut beberapa tips untuk memilih asuransi kesehatan yang baik sesuai kebutuhan Anda.
1. Lihat apa yang dibutuhkan
Karena produk yang ditawarkan dalam asuransi kesehatan berbeda-beda, Anda harus memahami apa yang mungkin Anda butuhkan ke depan. Dalam hal ini, Anda bisa melihat riwayat penyakit yang keluarga Anda miliki.
Anda juga harus memikirkan jangkauan asuransi yang dimiliki. Apakah hanya berlaku di dalam negeri atau memiliki jaminan saat berada di luar negeri.
2. Lihat ketersediaan asuransi
Bagi para pekerja, banyak perusahaan yang memberi benefit asuransi kesehatan kepada para pekerjanya. Cobalah cari tahu produk asuransi kesehatan seperti apa yang diberikan perusaahan.
Dengan memahami hal itu, Anda bisa menimbang asuransi apa yang akan Anda pilih sebagai pelengkap asuransi kesehatan yang sudah disediakan perusahaan.
Selain itu, pikirkan juga saat Anda berhenti bekerja. Anda harus menyiapkan produk asuransi pengganti dari yang perusahaan berikan.
3. Siapkan anggaran untuk bayar premi
Sebagai pengguna asuransi, Anda harus menyiapkan anggaran untuk membayar premi. Biasanya anggaran ini bisa dilihat dari persentase pendapatan yang kita miliki. Hal itu akan membantu Anda untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan walaupun harus membayar premi.
4. Baca polis baik-baik
Membaca baik-baik polis (surat perjanjian) dengan pihak asuransi akan sangat membantu. Sebelum membeli asuransi, Anda dapat melihat apa saja yang ditawarkan pihak asuransi kepada Anda. Hal itu sangat membantu untuk melihat apakah asuransi tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum.
Baca Juga: Canggih, Cegah Penipuan Asuransi Kesehatan Bisa Pakai Teknologi Kecerdasan
5. Bandingkan dengan asuransi kesehatan lain
Banyaknya perusahaan yang menawarkan asuransi kesehatan terkadang membuat Anda bingung untuk memilih. Oleh karena itu, lihat lagi asuransi mana yang benar-benar memenuhi kebutuhan Anda.
Di sisi lain, Anda juga harus melihat tawaran yang diberikan untuk jangka waktu ke depan, apakah akan berguna atau tidak. Selain itu, perhatikan besar premi apakah sesuai kemampuan Anda atau tidak.
6. Ketahui sistem pembayaran
Di era digital ini, sistem pembayaran sangat beragam. Untuk sistem pembayaran asuransi juga bermacam-macam. Anda dapat sesuaikan sistem pembayaran dengan yang Anda mau, untuk mempermudah proses pembayaran.
Pada proses pembayaran, perusahaan juga menawarkan berbagai fitur yang mempermudah pengguna. Misalnya di Allianz, Anda dapat mengajukan penggantian biaya melalui digital claim submission dengan jangka waktu pembayaran maksimal 48 jam. Jadi, pertimbangkan fitur yang diberikan dari pihak perusahaan asuransi tersebut. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional