Suara.com - Bagi Anda yang rutin mengamati tren dunia kecantikan, pasti tak asing dengan centella asiatica. Mulai dari pelembap, serum, toner, hingga sabun muka, diperkaya dengan tanaman yang juga dikenal sebagai pegagan ini.
Tapi tahukah Anda, meski baru belakangan menjadi tren, centella asiatica sesungguhnya telah digunakan selama berabad-abad oleh orang-orang dari seluruh dunia karena khasiat penyembuhan dan anti-peradangan yang dimilikinya.
Di Prancis, misalnya, tanaman ini telah digunakan untuk menyembuhkan luka kulit sejak akhir tahun 1800-an. Centella asiatica juga telah banyak digunakan dalam pengobatan Tiongkok sebagai 'ramuan ajaib kehidupan', karena membantu orang bijak yang terkenal hidup hingga di atas usia 200 tahun.
Nah, kini diketahui bahwa tanaman ini juga bermanfaat dalam perawatan kulit, karena dapat membuat kulit Anda kencang, bebas kerut, dan bercahaya. Dilansir dari Healthshots, centella asiatica kini banyak digunakan dalam produk anti-penuaan dan sunscreen, karena manfaatnya dalam meningkatkan produksi kolagen, mengurangi bekas luka, dan meningkatkan kadar antioksidan dalam jaringan yang baru terbentuk. Selain itu, tanaman ini juga membantu menjaga sel-sel kulit tetap kencang.
Dalam studi penelitian yang dilakukan pada tahun 2012, pegagan dioleskan pada kulit tikus yang memiliki luka terbuka, dan ditemukan bahwa ramuan tersebut menghentikan pertumbuhan bakteri, meningkatkan produksi sel kulit baru, dan meningkatkan ketahanan kulit.
Ini semua karena keajaiban triterpenoid, senyawa kimia yang berperan dalam mekanisme pertahanan diri tumbuhan. Selain itu, tanaman ini juga mengandung vitamin B dan C, flavonoid, tanin, dan polifenol yang seluruhnya membantu menyembuhkan luka dan memberikan sifat antioksidan.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Clinical, Cosmetic, and Investigation Dermatology pada tahun 2017, para peneliti menguji cairan yang mengandung asam hialuronat, gliserin, dan ekstrak centella asiatica pada 20 lengan wanita selama satu hari. Satu lengan mendapat cairan sementara lengan lainnya mendapat krim kontrol.
Para peneliti mengukur tingkat hidrasi dan jumlah air yang hilang sepanjang hari. Hasilnya, lengan yang mendapat cairan centella asiatica menunjukkan hidrasi yang lebih banyak secara signifikan dan lebih sedikit kehilangan air dibandingkan dengan pengukuran awal dan kontrol peserta. Itu menunjukkan bahwa cairan yang mengandung centella asiatica ternyata efektif meningkatkan hidrasi kulit.
Tanaman pegagan ini juga dikenal dapat memperbaiki pembuluh darah di kulit, karena bisa menembus ke lapisan yang dalam. Ini menjadikannya sangat efektif, sehingga banyak digunakan sebagai pengobatan untuk varises, dan membantu memecah selulit dengan mengecilkan jaringan ikat yang mengikat sel lemak di bawah kulit.
Baca Juga: Tak Paham Arti Share In Jar, Pembeli Ini Malah Ngamuk Dapat Skincare Segini
Jadi, sudah siap untuk menambahkan centella asiatica ke dalam rutinitas perawatan kulit Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard