Suara.com - Apa saja jenis makanan untuk diet yang baik untuk tubuh? Memang benar kunci utama dari proses menurunkan berat badan adalah menjalani pola makan atau diet yang sehat.
Diet sehat akan memberikan jumlah energi yang tepat bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa pilihan makanan untuk diet yang dapat mendukung program menurunkan berat badan.
Buah dan sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang harus dikonsumsi. Jenis makanan ini perlu dikonsumsi bersama dengan makanan pokok lainnya untuk mendapat gizi seimbang.
Buah dan sayur mengandung nutrisi baik untuk tubuh, seperti vitamin, mineral, dan serat. Dengan begitu, mengonsumsi buah dan sayur juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
Jenis buah dan sayur untuk pola makan diet harian meliputi pisang, apel, anggur, jeruk, wortel, brokoli, paprika, dan sebagainya.
2. Gandum Utuh
Sumber karbohidrat kompleks ini mengandung serat baik bagi tubuh. Di dalam gandum utuh terdapat berbagai vitamin dan mineral utama untuk membantu tubuh merasa kenyang dan menjaga berat badan.
Sumber serat ini kaya akan vitamin B, folat, zat besi, kalium, dan magnesium. Kandungan gandum utuh dapat ditemui di beberapa jenis makanan mulai dari beras merah, soba, popcorn, havermut (oatmeal), dan roti atau pasta.
Baca Juga: Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Menurunkan Berat Badan
Protein juga menjadi sumber energi utama yang diperlukan tubuh. Namun perlu seimbang karena protein yang mengandung tinggi lemak bisa menyebabkan obesitas.
Oleh karena itu, penuhi kebutuhan zat gizi dengan mengonsumsi protein tanpa atau rendah lemak. Konsumsi ikan, daging, telur atau putih telur, tahu, kacang polong, serta susu dan produk susu rendah lemak.
4. Rendah Gula dan Garam
Saat diet, kamu harus mengurangi konsumsi garam, gula, dan minyak. Ketiganya penting untuk menurunkan berat badan secara efektif. Mengapa demikian? Makanan tinggi gula, garam, minyak, dan minyak biasanya memiliki kalori tinggi yang tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya, makanan dengan kalori tinggi bisa memicu kenaikan berat badan dan risiko penyakit.
Porsi gula, garam, dan lemak yang direkomendasikan Kemenkes RI melalui prinsip G4G1L5, yaitu gula 4 sdm/hari, garam 1 sdt/hari, dan lemak 5 SDM/hari. Kamu bisa mengganti gula oasir dengan pemanis rendah kalori untuk mengendalikan kadar gula darah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan