Suara.com - Bulan Ramadan segera datang, semua orang tengah bersiap menyambutnya, termasuk para pelaku UKM kuliner. Ada yang menggenjot produksi untuk memenuhi tingginya permintaan, ada juga yang berinovasi agar bisa memberi penawaran yang menarik kepada konsumen. Seperti Enno Endang Subekti, pelaku UKM Ayam Suwir Dapur Endess.
Kecintaannya pada rendang, membuatnya terpikir untuk menjual rendang yang berbeda. Hingga akhirnya ia memutuskan mencoba berinovasi membuat rendang dengan menggunakan ayam suwir.
Dan menyambut bulan Ramadan ini, Enno telah bersiap agar bisnis ayam suwirnya semakin laku di pasaran. Di antaranya dengan membuat paket bingkisan Ramadan, mengaktifkan kembali pemasaran melalui aplikasi pesan antar, menghadirkan menu ayam geprek frozen, dan juga menjual kue kering lebaran produksi Dapur Endess dengan ayam suwir sebagai menu andalan.
Ide inovasi dan pemasaran ini didapat Enno setelah mengikuti pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang bekerja sama dengan Google.
“Pada saat mengikuti pelatihan, kami menyadari kekurangan kami, misalnya kurangnya cara mempromosikan produk. Kami ingin menambah platform lain agar semakin banyak yang tahu produk yang kami buat. Materi pelatihannya sangat bermanfaat sekali, apalagi tentang digital marketing dan Google Bisnisku yang membantu memperkenalkan produk. Apa yang saya pelajari dari Digital Entrepreneurship Academy (DEA) membantu dan bisa digunakan untuk memperbaiki usaha saya kedepannya agar tidak kalah saing dengan kompetitor dan bisa go online,” ungkap Enno, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.
Tidak hanya terkait pemasaran produk, namun Enno banyak belajar juga mengenai pengemasan produk.
“Ternyata packaging dan brand label sangat mempengaruhi minat konsumen untuk membeli suatu produk. Dan saya akui, di awal memang produk kami masih jauh dari kata baik dalam hal ini, sehingga kami mulai memperbaikinya. Dari yang awalnya memakai plastik, sekarang kita mencoba pakai kemasan yang bisa digunakan di microwave dan dari segi labelnya kita perbaiki warna yang cocok untuk makanan, jadi menarik perhatian customer,” cerita Enno.
Enno yang berbasis di Yogyakarta, berharap rendang ayam suwir produksinya bisa menemani masayarakat ketika menjalankan ibadah puasa, khususnya saat santap sahur ataupun berbuka puasa.
Baca Juga: Tetap Berenergi & Terhidrasi saat Puasa, Konsumsi 4 Makanan Ini saat Sahur!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya
-
5 Moisturizer yang Tidak Bikin Jerawatan, Alternatif untuk Kulit Berminyak dan Sensitif
-
5 Rekomendasi CushionTransferproof agar Makeup Tidak Luntur Saat Aktif
-
5 Parfum Pria Aroma Maskulin dengan Harga Terjangkau, Mulai Rp60 Ribuan Saja
-
4 Powder Foundation dengan SPF yang Membuat Wajah Cantik dan Terlindungi
-
Apa Itu Dermo-Botanical Beauty? Ketika Bahan Alami Bisa Merawat Kulit Lebih Optimal
-
3 Shio yang Diramal Kurang Beruntung di Tahun 2026, Simak Cara Mengatasinya
-
5 Face Mist Murah Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Seketika Saat Liburan
-
Ramalan Shio Tahun Kuda Api 2026, Siapa yang Paling Beruntung?
-
7 Rekomendasi Sunscreen Anti White Cast untuk Aktivitas Tahun 2026