Suara.com - Berikut panduan mengecek desil untuk mengetahui apakah kamu berpeluang menerima bantuan sosial (bansos) pemerintah tahun 2026.
Mengacu pada informasi dari Kementerian Sosial, desil adalah metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
Data penduduk dibagi ke dalam 10 kategori, mulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah (Desil 1) hingga yang paling sejahtera (Desil 10).
Penetapan kategori tersebut menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dasar hukumnya tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 tentang Penetapan Peringkat Kesejahteraan Keluarga untuk Penyaluran Bantuan Sosial.
Desil 1–4 Jadi Prioritas Penerima Bansos
Kabar terbarunya, mulai Triwulan I tahun 2026, pemerintah melalui Kemensos melakukan penyesuaian kriteria penerima bansos.
Pembaruan ini bertujuan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Seluruh data penerima mengacu pada DTSEN, yang memuat informasi kesejahteraan keluarga secara nasional.
Baca Juga: Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
Berdasarkan penjelasan Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos), setiap warga yang masuk dalam DTSEN sudah dikelompokkan ke dalam 10 desil tersebut.
Jika sebelumnya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako diberikan kepada masyarakat di Desil 1 sampai Desil 5, maka mulai 2026 penerimanya dibatasi hanya untuk Desil 1 hingga Desil 4.
Artinya, keluarga di Desil 5 tidak lagi termasuk dalam kategori penerima bantuan sembako.
Kuota tersebut nantinya akan difokuskan kepada keluarga Desil 1–4, termasuk yang diusulkan melalui pemerintah desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat sesuai prosedur yang berlaku.
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengecek status desil dan kepesertaan bansos:
Berita Terkait
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?