Suara.com - Seorang wanita asal India menjadi pembicaraan setelah mengajukan tuntutan kepada Pangeran Harry, Duke of Sussex. Wanita itu awalnya mengaku akan dinikahi Pangeran Harry.
Melansir laman The Sun, wanita bernama Palwinder Kaur tersebut mengklaim bahwa ia mengenal sosok suami Meghan Markle tersebut dari media sosial.
Meski begitu, wanita ini marah ketika janji untuk dinikahi Pangeran Harry tidak kunjung ditepati. Ia lantas mengajukan tuntutan ke pengadilan.
Pada tuntutan yang diajukan, Palwinder Kaur meminta agar Pangeran Harry segera menepati janjinya dan tidak terus menunda pernikahan.
Ia juga menulis agar aksi hukum segera dilakukan kepada Pangeran Harry Middleton, putra dari Pangeran Charles Middleton yang merupakan penduduk Inggris.
"Dan kepada kepolisian Inggris, untuk segera mengambil aksi terhadap Pangeran Harry, karena terlepas dari janji untuk menikahi si pembuat petisi, janji tersebut belum ditepati," tambahnya dalam surat tuntutan.
Meski begitu, Palwinder Kaur ternyata menjadi korban penipuan oleh seseorang yang berpura-pura menjadi Pangeran Harry.
Tidak hanya itu, tuntutannya pun ditolak oleh pengadilan India. Isi tuntutannya bahkan disebut sebagai "lamunan penuh fantasi" oleh pengadilan.
Ketika ditanya oleh Hakim Arvind Singh Sangwan, Palwinder Kaur sendiri akhirnya mengaku bahwa ia belum pernah ke Inggris maupun bertemu Pangeran Harry secara langsung.
Baca Juga: Bahagia Anaknya Dilamar, Setelah Itu Syok Mendengar Kata Mualaf
Namun, ia mengklaim bahwa semua komunikasi mereka dilakukan lewat email dan media sosial.
Sebelum mengajukan tuntutan, wanita India ini ternyata juga sudah menulis surat ke ayah Pangeran Harry. Di sana, ia mengklaim sudah bertunangan dengan putra bungsu Pangeran Charles tapi tak kunjung dinikahi.
Lantaran tidak bisa dibuktikan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Pangeran Harry, pengadilan pun menolak memproses gugatan ini.
Meski begitu, pengadilan India juga berusaha untuk bersimpati dan menjelaskan bahwa profil palsu seseorang dapat ditemukan dengan mudah di media sosial.
"Cinta itu buta, dan dalam kasus ini, hal itu menjadi lebih parah. Wanita ini dibutakan cinta sehingga pengadilan harus menjelaskan dan memberinya pencerahan," ungkap juru bicara pengadilan, Amangurbir Singh Dhillon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo
-
Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa
-
Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Beli Samsung Galaxy Z Fold 8 Pakai Kartu BRI, Hemat Hingga Rp5 Juta