Suara.com - Suami memang dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Tetapi tak ada salahnya jika istri ikut bekerja. Lantas dalam pengelolaan keuangan, haruskah penghasilan istri juga dipakai untuk kebutuhan rumah?
Menurut Chief of Sharia AXA Mandiri Srikandi Utami, umumnya penghasilan suami dan istri digabung untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tetapi, jika istri pandai dalam mengatur keuangan, separuh penghasilannya bisa digunakan untuk keperluannya sendiri.
"Kalau kita pintar mengelola keuangan, kita secara pribadi bisa mengatur dengan baik dan juga kebutuhan untuk keluarga bisa diatur. Memang kewajiban rumah tangga dari suami, tetapi tidak salahnya seorang Istri juga yang memiliki penghasilan turut berkontribusi di rumah tangga. Sehingga bisa membantu kesejahteraan keuangannya," kata Utami dalam webinar 'Saya Perempuan Tangguh Indonesia', Kamis (22/4/2021).
Utami membagikan cara mengelola keuangan rumah tangga agar bisa tercukupi. Bagi umat muslim, ia menyarankan untuk menyisihkan 2,5 persen dari penghasilan suami dan istri untuk zakat.
"Kalau untuk yang non muslim bisa sesuai dengan agamanya," ucapnya.
Kemudian sisihkan 30 persen untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan segala keperluan rumah. Lalu 15 persen untuk kenyamanan atau biaya sekunder. Seperti biaya perawatan kendaraan, ponsel, dan lainnya.
Penyisihan paling besar lagi atau sebanyak 35 persen dialokasikan untuk hutang atau cicilan. Menurut Utami, tak masalah memiliki cicilan selama itu untuk benda yang bisa dijadikan aset seperti rumah.
"Lalu 10 persen untuk jaga-jaga dana darurat dan 10 persennya adalah untuk dana masa depan. Kalau kita bisa alokasi seperti itu, InsyaAllah kita nggak tertarik kalau ada godaan. Jadi kuncinya itu harus disiplin," ujat Utami.
Baca Juga: Ingin Tetap Semangat Bekerja meski Puasa? Yuk, Coba 7 Tips Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam