Suara.com - Momen pernikahan merupakan hari yang spesial bagi pasangan. Pada hari tersebut, baik pengantin wanita maupun pria tentu ingin tampil semaksimal mungkin.
Meski begitu, lain halnya dengan pengantin wanita satu ini. Alih-alih mengenakan gaun pengantin, ia harus rela menikah memakai APD (alat pelindung diri).
Melansir World of Buzz, pasangan asal Kerala, Alappuzha, India tersebut harus rela menikah di rumah sakit. Penyebabnya, mempelai pria dinyatakan positif Covid-19.
Pada momen tersebut, pengantin wanita yang bernama Abhirami tampil tanpa gaun pengantin. Sebaliknya, ia harus memakai APD lengkap.
Di sisi lain, pengantin pria yang bernama Sarathmon S tampil sederhana dengan kemeja biru dan masker. Sarathmon sedang dirawat di rumah sakit karena positif Covid-19.
Alih-alih menunda pernikahan, pasangan ini memutuskan untuk tetap menikah walau harus memakai APD. Baik Abhirami maupun Sarathmon tidak mau melewatkan hari baik pernikahan yang sudah ditentukan.
Meski digelar di rumah sakit, pernikahan Abhirami dan Sarathmon juga bukan tanpa kehadiran keluarga. Pasalnya, ibu pengantin pria juga sedang positif Covid-19.
Salah satu kerabat pengantin wanita pun dikabarkan positif mengidap virus corona. Karena dirawat di rumah sakit yang sama, mereka pun bisa menyaksikan pernikahan.
Pernikahan pasangan asal India ini juga telah disetujui oleh pihak berwenang untuk digelar di rumah sakit. Awalnya, Abhirami dan Sarathmon berencana menikah tahun lalu.
Baca Juga: Ultah Anak Pertama Chen EXO Disebut Digelar di Hotel Mewah
Namun, acara itu sudah ditunda karena pandemi. Kali ini, keluarga pun sepakat untuk tetap menggelar pernikahan pada 25 April 2021 agar tidak kembali ditunda.
Meski memakai APD, Abhirami sendiri tampak berusaha melengkapi penampilannya dengan menggunakan anting-anting.
Selain itu, keduanya pun tampak saling mengalungkan hiasan kalung rangkaian bunga pada momen pernikahan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?