Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, pola makan berbahan dasar nabati alias plant based tengah menjadi tren di Indonesia. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, di mana masyarakat mulai memperhatikan asupan makanan yang tepat agar kualitas imun baik dan tetap sehat.
Hal tertsebut pun diakui Chef Rinrin Marinka yang menyatakan bahwa masyarakat kini lebih memilih mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imunitas.
"Berdasarkan hasil survei, saat ini hampir 90 persen masyarakat di Indonesia lebih memilih mengkonsumsi makanan sehat yang bisa meningkatkan imunitas salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar dari plant based," kata Chef Marinka dalam alam konferensi pers daring "The Vegetarian Butcher".
Ia pun mengatakan, berdasarkan hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah orang yang lebih giat membeli sayur dan buah kini telah mencapai 62 persen, dan layanan pesan antar makanan sehat juga telah meningkat sebanyak 7,4 persen.
"Pola makan ini memang untuk gaya hidup yang jangka panjang ya," katanya.
Ia pun membagikan pengalamannya mengkonsumsi makanan pola makan nabati ini. Selama mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar plant based ini lebih aktif dalam beraktivitas.
"Kalau kita konsumsi daging itu rasanya badan kayak lemas, lambat terkadang. Dalam seminggu aku balik lagi basis nabati, energi itu pelan-pelan kembali," katanya.
Oleh sebab itu, Chef Marinka sangat menyarankan masyarakat untuk mencoba dan menjalani pola makan nabati ini. Pasalnya, saat ini kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan.
Baca Juga: Peneliti Kembangkan Vaksin Corona Berbasis Nabati yang Mengandung Tembakau
Berita Terkait
-
Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global
-
Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu
-
Gaikindo Buka Peluang Uji Coba Bobibos, Solar Nabati Baru
-
Susu Sapi Siap Digeser? Pecinta Kopi Beralih ke Bahan Nabati Seperti Oat dan Coconut Milk
-
Peneliti Kembangkan Inovasi Minyak Nabati Buatan: Bisakah Jawab Krisis Rantai Pasok?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max