Suara.com - Seorang ibu tunggal penyandang disabilitas mengaku terpaksa mencuri makanan. Makanan itu tak ia konsumsi sendiri melainkan untuk anak perempuannya yang tengah menderita anoreksia.
Melansir dari Daily Mail UK, Lisa (nama disamarkan) dari Pakenham di Melbourne Tenggara mengalami cacat permanen sejak September 2017. Hal ini membuat dirinya tak bisa bekerja.
Lisa didiagnosa mengalami depresi, kecemasan, tekanan darah tinggi, dan afasia atau penurunan ucapan. Selama pandemi, Lisa mengandalkan tunjangan pencari kerja yang ia dapatkan.
Tunjangan tersebut membantunya menghemat 4.000 Dollar AS atau sekitar Rp57 juta untuk dana darurat. Namun, situasi menjadi sulit usai tunjangan pencari kerja di potong April lalu.
Pembayaran tunjangan ini berubah dari yang semula 350 Dollar AS atau sekitar Rp5 juta untuk 2 minggu menjadi 885 Dollar AS atau sekitar Rp12,7 juta selama pandemi.
Tunjangan itu akhirnya pun kembali turun menjadi 330 Dollar AS atau Rp4,7 juta. Lisa pun mengatakan saat ini ia hanya mampu mengeluarkan 20 Dollar AS per minggu atau sekitar Rp288 ribu untuk makan bersama putrinya yang mengidap anoreksia.
Ibu tunggal ini juga merasa tertekan saat melihat putrinya yang hanya memiliki berat 36 kilogram tak bisa menyantap makanan bergizi.
Lisa pun putus asa dan memutuskan untuk mencuri demi bertahan hidup. Ia kemudian tertangkap mencuri pisang, susu, roti, deterjen, shampo, dan kondisioner untuk mereka berdua bulan lalu.
Meski tertangkap, Lisa dibebaskan pemilik toko dengan peringatan. Pemilik toko itu juga menjelaskan tak mau membuat kebiasaan mencuri makanan untuk dimakan.
Baca Juga: Salad Sehat dan Halal, SaladStop! Perkenalkan Menu Seasonal Khas Korea
"Aku merasa benar-benar malu melakukan itu, sangat memalukan, itu memalukan," ungkap Lisa.
Ibu 3 anak ini mengatakan kini tengah menghemat uang dengan makan satu kali sehari. Ia hanya mengkonsumsi satu donat dan kopi dari dari minimarket. Kisah ibu curi makanan demi anak ini lantas menjadi pusat perhatian publik.
Ibu berusia 44 tahun ini mengungkapkan dirinya hanya memiliki 120 Dollar AS atau sekitar Rp1,7 juta di tabungan. Ia juga mendapat tambahan dari Centrelink sebanyak 50 Dollar AS atau sekitar Rp722 ribu untuk dukungan anak.
Dua putrinya yang lebih tua berusia 24 tahun dan 26 tahun tak bisa membantu. ia juga tak tahu lagi bagaimana dirinya akan terus memberi makan sang putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI
-
Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara