Lifestyle / Female
Rabu, 05 Mei 2021 | 16:52 WIB
Ilustrasi telur (Pixabay/Nicman)

Suara.com - Salah satu sekolah kejuruan di Tiongkok menjadi pembicaraan publik lantaran kepala sekolahnya mengklaim murid-muridnya memiliki kekuatan pikiran yang dapat menetaskan telur ayam tanpa bantuan apa pun.

Tak main-main, telur yang ditetaskan adalah telur rebus yang sudah matang, namun berkat 'kekuatan super' yang dimiliki muridnya, telur rebus itu kembali memiliki kehidupan dan menghasilkan anak ayam.

Mengutip World of Buzz, Rabu (5/5/2021) peristiwa ini terungkap setelah Guo Ping, Kepala Sekolah Chunlin Education di Zhengzhou, Henan pada Maret lalu menerbitkan makalah di Jurnal Pariwisara dengan judul Pictorial Geography

Dalam makalah penelitian itu disebutkan jika satu dari 7 telur rebus berhasil dierami dan ditetaskan. Bahkan Guo Ping mengklaim kejadian itu disaksikan 7 siswa, 6 orangtua, dan dua profesor, yang melihat secara langsung bagaimana telur berhasil ditetaskan.

Menurut kepala sekolah tersebut, kunci dari keberhasilan menetaskan telur adalah "Bekonsentrasi dan merefleksikan telur dalam pikiran. Kemudian bisa menerapkan cara tersebut untuk menghidupkan kembali telur," ungkapnya.

"Meskipun tingkat keberhasilannya hanya 14,3 persen tapi kami yakin akan bisa mencapai hasil lebih baik di masa depan," sambungnya.

Dalam makalah itu juga disebutkan, untuk jurnal edisi berikutnya akan digunakan jumlah telur yang lebih banyak dan berskala besar, karena sebelumnya hanya menggunakan 40 telur rebus.

Keberhasilan para siswa ini disebut-sebut kepala sekolah karena mampu memanfaatkan kekuatan super dari kesadaran pikiran, yang akhirnya membuat telur menetas.

Banyak yang meragukan dan tidak percaya dengan kejadian tersebut, penelitian ini akhirnya memicu perdebatan di masyarakat, hingga akhirnya investigasi mendapati pihak jurnal Pictorial Geography memperoleh sejumlah uang untuk menerbitkan artikel.

Baca Juga: Dikira Kotoran Ayam, Ternyata Telur Ini Berlafadz Allah

Buntutnya, kepala sekolah tersebut akhirnya meminta maaf dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Load More