Suara.com - Tahun ini, untuk kedua kalinya Ramadhan dan lebaran berlangsung di tengah pandemi. Banyak orang merasa berbeda menjalankan perayaan ini di tengah pandemi. Namun, tidak demikian dengan Shahnaz Haque, yang mengaku dirinya tak merasakan adanya perbedaan pada Ramadhan di tengah pandemi ini dengan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Menurut istri dari drummer Gilang Ramadhan ini, inti Ramadhan adalah tentang pengendalian diri.
Setiap bulan Ramadhan, Shahnaz mengaku banyak belajar tentang pengendalian diri, pengendalian emosi, dan saling menghargai satu sama lainnya.
“Salah satunya dengan tetap menjalin hubungan baik dengan keluarga, karena itulah yang akan membuat leluhur dan orangtua kami tersenyum. Begitu, kan?” ujar Shahnaz saat berbincang dengan suara.com beberapa waktu lalu.
Pasalnya, sebagai anak yatim piatu, Shahnaz mengaku suasana Ramadhan dan Idulfitri akan terasa sangat berbeda. Dan yang bisa dilakukannya adalah dengan terus menjalin silahturahmi dengan keluarga yang ada.
“Kalau yatim piatu, itu sangat berasa sih ya kalau lebaran atau puasa. Pihannya dua, entah makin dekat atau berantakan sama sekali. Karena kan lemnya sudah nggak ada, perekatnya orangtua itu kan sudah nggak ada. Jadi we are working on that untuk dekat,” ujar Shahnaz.
Itu sebabnya, pandemi ataupun tidak, semangatnya untuk terus menjalin silahturahmi dengan keluarga besar tak pernah berubah.
“Tahun lalu, kami pakai zoom, jadi keluarga saya dan keluarga Marisa dan Soraya janjian jam berapa. Terus sama keluarganya Gilang janjian jam berapa. Itu namanya lebaran zoom ya. Walaupun dengan kotak yang kecil-kecil, yang penting hatinya tersambung. Nah, ini kan masuk tahun kedua, jadi ya nggak jauh beda dengan nasib lebaran kami,” kata Shahnaz.
Shahnaz sendiri mendukung kebijakan pemerintah untuk mencegah melonjaknya penyebaran virus Covid-19. Itu sebabnya, ia tak keberatan menjalankan lebaran tahun ini di rumah. Namun, Shahnaz mengatakan, meskipun di rumah saja, bukan berarti berbagai tradisi di bulan Ramadhan dan Lebaran tidak bisa dilakukan. Ia tetap mencari cara bagaimana bisa bersilahturahmi ditengah pandemi saat ini.
“Selama kita masih dikasih kesempatan untuk ngomong, ayok jalin silahturahim itu ya, karena bisa saja lebaran tahun depan kita sudah nggak ada,” katanya.
Baca Juga: Cerita Menkeu Sri Mulyani Masak Lidah Semur Pedas dan Sambal Goreng Ati
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya