Suara.com - Penggunaan listrik selalu masuk dalam biaya rumah tangga bulanan karena segala aktivitas seperti mencuci, memasak, dan membersihkan debu pasti memakai tenaga listrik. Untuk itu anda perlu tahu cara menghemat listrik dalam rumah tangga.
Kebutuhan listrik yang makin besar namun tak diimbangi peralihan energi berpengaruh buruk pada lingkungan. Tanpa kita sadari aliran listrik tetap menyala walaupun kita tidak sedang menggunakan alat elektronik tersebut. Misalnya ketika kabel tetap menancap pada stop kontak Untuk menghindari hal-hal tersebut. Menghindari tagihan listrik membengkak, berikut tips cara menghemat listrik.
1. Menggunakan Listrik Prabayar
Cara menghemat listrik yang terbukti efektif adalah dengan menggunakan sistem listrik prabayar. Dengan sisitem prabayar, penggunaan listrik di rumah bisa direncanakan di depan.
Penggunaan listrik dengan sistem pulsa secara tidak langsung memaksa pengguna agar lebih bijak dan menghemat pemakaian listrik di rumah.
Kebiasaan menyalakan lampu ketika akan pergi bisa membuat tagihan listrikmu membengkak. Di samping itu, sudahi kebiasaan menyalakan lampu pada siang hari dan jika memungkinkan buat desain rumah dengan jendela yang memungkinkan sinar matahari masuk. Lampu rumah juga bisa diganti dengan lampu hemat energi.
3. Jangan Biarkan Alat Elektronik Menyala Saat Tidak Digunakan
Kebiasaan membiarkan televisi tetap menyala ketika tidak ditonton membuat penggunaan listrikmu lebih tinggi dari yang dibutuhkan. Walaupun kebiasaan tersebut tidak begitu berpengaruh pada penggunaan listrik secara signifikan, namun jika sering dilakukan ternyata cukup membuat tagihan meningkat.
Baca Juga: Alarm Listrik Prabayar Bunyi Terus? Begini Cara Mematikannya
4. Atur Penggunaan Alat Elektronik dengan Daya Besar
Alat elektronik dengan daya besar seperti pembersih debu dan AC memang tak bisa dihindari dari kebutuhan. Namun jika kamu ingin menghemat listrik, atur penggunaannya dengan bijaksana. Gunakan alat-alat elektronik tersebut sesuai jadwal harian atau mingguan secara disiplin, serta jangan menyalakan alat elektronik sepanjang hari.
5. Buat Kesepakatan Bersama Seluruh Anggota Keluarga
Upaya pribadi untuk menghemat listrik tidak akan berdampak signifikan apabila tidak diimbangi dengan komitmen bersama. Untuk itu perlu dibuat kesepakatan bersama seluruh anggota keluarga mengenai batasan pemakaian listrik di rumah.
Itulah beberapa cara menghemat listrik dalam pemakaian rumah tangga.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang