Suara.com - Pakaian dalam seksi tak melulu dipakai untuk menggoda pasangan atau alasan seksual, tetapi juga untuk kepuasan diri sendiri. Bahkan, para ahli berpendapat bahwa mengenakan pakaian dalam seksi baik untuk kesehatan mental.
Dilansir dari Huffpost, sebuah temuan menunjukkan bahwa banyak orang merasakan kesehatan mental yang lebih baik dengan mengenakan pakaian dalam seksi dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ketika mereka tidak aktif secara seksual.
Kok bisa? Simak penjelasan para ahli berikut ini.
1. Mengenakan pakaian dalam seksi meningkatkan kepercayaan diri.
“Mengenakan pakaian dalam seksi dapat meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri kita, bahkan jika tidak ada yang melihatnya,” kata Carolyn Mair, seorang psikolog perilaku, penulis “The Psychology of Fashion” dan pendiri psychology.fashion.
Merasa percaya diri dapat membuat kita tampil lebih menarik secara fisik karena kita cenderung berdiri, berjalan, berbicara, dan menggerakkan tangan secara berbeda.
Dia mencatat bahwa kepercayaan diri dapat membuat apa yang kita katakan tampak lebih persuasif dan hal ini dikaitkan dengan dianggap seksi, yang dapat membangkitkan perasaan feminitas, kebebasan seksual, dan kekuatan.
2. Memberikan kebebasan untuk mengekspresikan identitas pribadi Anda.
Menurut Shakaila Forbes-Bell, psikolog mode dan pendiri Fashion Is Psychology, jika pakaian luar biasanya terikat oleh norma budaya dan sosial, tidak demikian halnya dengan pakaian dalam.
“Pakaian dalam tidak harus sesuai dengan norma, karena itu hanya untuk mata kita, atau untuk mata pasangan kita. Kebebasan ini dapat menjadi terapi bagi pemakainya karena memungkinkan mereka mengenakan pakaian dalam dengan gaya yang merupakan cerminan sejati dari kreativitas dan selera pribadi mereka,” katanya.
3. Bentuk perawatan diri.
Bagi perempuan, membeli pakaian dalam berkualitas bisa menjadi bentuk perawatan diri, demikian dikatakan ahli pernikahan dan terapis berlisensi keluarga Saniyyah Mayo.
Baca Juga: Mau Tampil Seksi tapi Nggak Modal, Wanita Ini Nekat Beli Baju Dalam Bekas
Ini mungkin tampak ironis, mengingat pakaian dalam seksi seringkali bukan pilihan pakaian dalam yang paling nyaman. Tetapi pembeli mungkin hanya menyukai penampilannya atau merasa baik secara mental saat dia memakainya.
“Saya pikir ada tingkat perawatan diri dan cinta diri yang digunakan untuk membeli pakaian dalam yang bagus - terutama ketika tidak ada orang lain yang melihat karena mereka benar-benar hanya melakukannya untuk diri mereka sendiri,” kata terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Rachel Thomasian.
Berusaha secara sadar untuk merasa dan berpenampilan menarik, entah itu dengan pakaian dalam, makeup, atau sepatu, adalah cara untuk memperlakukan diri Anda sendiri dengan baik.
4. Itu bisa menjadi bentuk pelarian.
Terkadang menyenangkan bermain-main dengan gaya, bereksperimen dengan penampilan baru yang tidak pernah Anda pertimbangkan sebelumnya, atau bahkan mengenakan cosplay sebagai orang yang sama sekali berbeda. Pendekatan ini juga dapat diterapkan pada pakaian yang lebih pribadi, seperti pakaian dalam.
“Mengenakan pakaian aneh yang jauh dari norma dapat memberi kita rasa pelarian. Oleh karena itu, bagi mereka yang biasanya mengenakan pakaian dalam biasa, mengenakan pakaian dalam seksi dapat berfungsi ganda sebagai bentuk perawatan diri karena akan memberikan mereka kebebasan untuk melepaskan diri dari kenyataan membosankan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Forbes-Bell.
5. Anda merasa memegang kendali.
Mengenakan pakaian dalam seksi di balik pakaian Anda juga dapat memberi kekuatan dan perasaan mengendalikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi