Suara.com - Pernahkah Anda mendengar tentang hubungan platonik? Biasanya, konsep hubungan ini erat dikaitkan dengan pertemanan. Benarkah begitu?
Dilansir Very Well Mind, hubungan platonik terjadi ketika seseorang berbagi ikatan namun tidak memiliki hasrat seksual. Konon, konsep hubungan ini berasal dari filsuf Yunani kuno Plato.
Konsep ini awalnya dikenal untuk membangun hubungan kepada sang ilahi. Namun saat ini, penggunaannya bergeser untuk merujuk pada teman dekat.
Ada sejumlah karakteristik hubungan platonik yang bisa terlihat secara kasat mata. Apa saja?
Kedekatan
Dua orang dalam suatu hubungan memiliki kedekatan satu sama lain. Kedua orang tersebut sama-sama merasa dekat dan hubungan mereka baik.
Kejujuran
Pada hubungan platonik ini berkata jujur tentang semua hal sangat aman dan nyaman dilakukan. Bahkan kedua individu bisa membagikan apa yang dipikirkan dan dirasakan tanpa ragu.
Penerimaan
Baca Juga: Agar Petemanan Langgeng, Lakukan 3 Cara Menjaga Relasi!
Karena adanya penerimaan, hubungan antara dua individu terasa nyaman dan mudah. Keduanya bisa merasa bebas untuk menjadi diri sendiri.
Saling memahami
Orang yang menjalankan hubungan platonik ini saling memiliki koneksi, termasuk memahami dan menghormati pribadi satu sama lain. Tidak hanya itu, mereka juga tidak memaksa orang lain untuk melakukan apa yang tidak diinginkan.
Meski hubungan ini biasanya merujuk pada pertemanan, bukan berarti tidak ada ketertarikan. Seseorang bisa menjalankan hubungan platonik dengan orang lain yang menurutnya menarik.
Penelitian mengungkapkan, hubungan platonik memiliki dukungan sosial yang kuat, salah satunya baik untuk kesehatan mental yang merujuk pada keluarga, teman, bahkan orang-orang terdekat.
Lalu, apa saja jenis-jenis hubungan platonik yang bisa terjadi?
Berita Terkait
-
Bisa Menguras Emosi, Kenali 8 Tanda Teman Suka Bohong yang Terlihat tapi Sering Diabaikan
-
Bukan Antisosial, Ini 6 Tantangan Berteman di Usia Dewasa Awal
-
Gaslighting dan Bullying: Kombinasi Mematikan dalam Hubungan Pertemanan
-
Sisi Gelap Bullying dalam Pertemanan: Ngaku Bercanda dan Dilarang Baper
-
5 Tanda Teman Kamu Quiet Quitting dan Cara Menyikapinya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tembus Tembok Retail Modern: Cara UMKM Jakarta Barat Naik Kelas dari Lokal ke Global
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
-
7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Body Lotion Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Kenyal dan Sehat Terawat
-
5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Bikin Cuan Ngalir Terus, Ini 7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan untuk Dekorasi Rumah
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai