Suara.com - Praktis dan cocok di lidah orang Indonesia, tak heran jika onigiri kekinian terbilang laris manis dan tidak sulit ditemukan di supermarket atau minimarket terdekat.
Umumnya, onigiri yang dijual di minimarket ini cenderung berbentuk segitiga. Onigiri sendiri terbuat dari nasi kepal yang dibalut dengan menggunakan rumput laut.
Biasanya onigiri atau nasi kepal ini diisi dengan abon ikan, hingga ayam nan menggugah selera.
Belum lama ini, ada kisah tak terduga yang dialami oleh salah seorang warganet ketika mencicipi makanan mirip onigiri.
Namun onigiri yang tengah ia nikmati memiliki rumput laut yang keras. Dibuat heran onigiri yang ia makan warganet ini tak sadar makanan yang ia makan bukanlah onigiri melainkan lemper yang dibalut daun pisang.
Dibuat ngakak, banyak warganet yang mengirimkan beragam komentar pada unggahan tersebut.
''Kalau itu onigiri dengan kearifan lokal'' tulis salah satu warganet di Twitter.
''Lemper yakuza itu'' komentar salah satu warganet di Twitter.
''Onigiri lokal tuh'' tulis warganet lainnya.
Baca Juga: Kocak! Pengantin Pria Santai Ngopi di Tongkrongan Sebelum Akad Nikah
''Onigiri local pride emang gitu bang pokonya kalo makan nikmatin aja tiap gigitnya'' tulis komentar warganet di Twitter.
Unggahan akun status warganet terkait lemper disangka onigiri ini lantas viral di Twitter dan mendapatkan lebih dari 13 ribu likes. Wah, apakah kalian juga pernah mencicipi ongiri kearifan lokal alias lemper ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi