Suara.com - Bagi sebagian kalangan memakan mie kini sudah menjadi rutinitas. Mie bahkan sudah bisa menggantikan nasi. Statusnya sebagai pengganti makanan pokok membuat mie makin beragam variannya. Mie terbagi menjadi berbagai jenis mulai mie instan, mie basah, atau mie telur.
Mie kemudian diproduksi dalam skala pabrik. Sayangnya, mie yang diproduksi besar-besaran banyak mengandung bahan pengawet. Pola hidup sehat yang makin berkembang di masyarakat membuat olahan mie kini dibuat dengan lebih sehat.
Jika Anda tidak ingin mengkonsumsi mie buatan pabrik ada baiknya mulai membuat mie sendiri. Bahan-bahannya murah dan mudah didapat. Mie buatan sendiri juga lebih terjamin kesehatannya. Berikut ini cara membuat mie anti gagal.
BAHAN
- 500 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram tepung tapioka
- 1/2 sdt garam
- 2 butir telur bebek
- 125 ml air
CARA MEMBUAT
- Siapkan baskom berukuran besar, masukkan terigu dan garam lalu aduk hingga rata. Selanjutnya, masukkan telur bebek, aduk menggunakan garpu.
- Secara bertahap, tuang air ke dalam adonan sambil tetap diaduk. Jika takaran air sudah dirasa pas, aduk adonan menggunakan tangan agar semakin rata. Aduk hingga seluruh bahan tercampur.
- Masukkan adonan ke dalam kantong plastik, diamkan selama 40-50 menit.
- Selanjutnya, keluarkan adonan dari kantung plastik, lalu letakkan di atas permukaan yang luas dan rata. Ratakan adonan dengan ditekan, lalu pukul-pukul permukaannya dengan rolling pin. Lakukan hal ini selama 2-3 menit di kedua permukaan adonan. Taburi permukaan adonan dengan tepung tapioka agar tidak lengket, lalu pukul-pukul kembali adonan hingga permukaannya pipih dan lembut.
- Lipat adonan, simpan kembali dalam kantung plastik, lalu diamkan selama 20 menit.
- Setelah 20 menit, ulangi proses sebelumnya: memukul adonan hingga teksturnya kalis dan lembut.
- Setelah adonan kalis, potong menjadi empat bagian sama rata. Ambil satu bagian adonan, taburi dengan tepung tapioka, lalu pipihkan menggunakan rolling pin hingga ketebalan yang kamu inginkan. Ulangi proses ini untuk seluruh bagian adonan. Sisihkan.
- Ambil selembar adonan, kemudian lipat zig-zag dengan lebar sekitar 5 cm. Di setiap lipatan, taburi dengan tepung terigu biar gak lengket. Setelah adonan dilipat, iris adonan tipis-tipis dengan ketebalan sesuai selera.
- Setelah dipotong, taburi mie dengan tebung, lalu uraikan. Lakukan langkah ini hingga seluruh adonan habis.
- Mie bisa langsung dimasak atau disimpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di lemari pendingin.
Demikian cara membuat mie anti gagal. Anda bisa mempraktikkan di rumah sebagai alternatif makanan sehat bagi keluarga.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Dua Porsi Mie Rebus Rp 54 Ribu, Pemilik Warung Buka Suara
-
Mi Instan di Puncak Rp 54 Ribu, Fadli Zon: Kenapa Harga Kopi di Starbuck Tak Disoal?
-
Harga Mie Instan Pakai Telur Bikin Kantong Kering Langsung Ditegur Camat
-
Camat Deni Cari Penjual Mie Instan Pakai Telur di Puncak Bogor Rp 54 Ribu
-
Soroti Harga Mie Instan di Puncak Bogor, Netizen: Mau Naik Haji Kali
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana