Suara.com - Sebelum era digital makin marak, membuat itinerary atau rencana perjalanan mungkin terasa merepotkan karena keterbatasan informasi. Sementara sejak era digital saat ini, berbagai informasi begitu banyak dan mudah didapat. Namun demikian, informasi tersebut jadi tersebar secara acak dan parsial di berbagai website, maupun media sosial. Hal itu menimbulkan kesulitan tersendiri bagi traveler untuk mendapatkan itinerary yang diinginkan.
Tetapi rencana perjalaman juga kini cukup dalam satu genggaman ponsel. Yakni melalui platform Kemanayo, sebuah itinerary marketplace yang menyediakan berbagai pilihan rencana perjalanan secara menyeluruh dan personal.
Platform berbasis website dan mobile app itu menyediakan produk berupa berbagai macam itinerarydengan panduan travel lengkap, built-in digital map, serta detail kegiatan yang dapat dilakukan, juga rekomendasi dari travel contributor mengenai hal apa saja yang seru dan wajib untuk dilakukan.
Bagi pecinta media sosial, Kemanayo juga menyediakan informasi tambahan seperti spot foto Instagenic hingga tips dan trik yang bisa bikin makin eksis.
"Kemanayo menawarkan perjalanan wisata yang unik dan personal, di mana setiap pilihan itinerary yang tersedia di dalam platform diciptakan secara tematik oleh travel contributor yang merupakan travel enthusiast, tour guide, UMKM, hingga masyarakat lokal dari setiap destinasi," kata Direktur Kemanayo Rizal Azhar dalam konferensi pers daring, Selasa (15/6/2021).
Kemanayo mengkategorikan itinerary yang tersedia secara tematik sesuai dengan minat traveler, seperti kuliner, sejarah, sport, outdoor, hingga instahunt. Rizal mencontohkan, bagi pecinta sepeda bisa mendapatkan rute gowes yang seru dan anti mainstream.
"Atau buat penggemar K-Pop, kalian juga bisa mendapatkan itinerary yang K-Pop banget,” tambah Rizal.
Sejalan dengan itu, Koordinator Tata Kelola Ekonomi Digital II Kemenparekraf Muhamad Tidar Hetsaputra juga mengatakan bahwa agar industri pariwisata Indonesia bisa pulih, dibutuhkan inovasi yang berbeda dan sesuai dengan tren masa kini.
“Potensi pariwisata Indonesia sangat besar, dengan inovasi dan penerapan teknologi, kedepannya akan menumbuhkan ekosistem digital yang saya harap dapat membuka segala potensi pariwisata Indonesia," kata Tidar.
Baca Juga: Penjual Baso Cantik Ini Ternyata Ingin Jadi Presenter Acara Traveling
Menurutnya, kebangkitan pariwisata harus sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing, terutama sektor UMKM.
“Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki multiplier effect terbesar dalam roda perekonomian Indonesia. Dan sangatlah penting agar kemajuan pariwisata juga sejalan lurus dengan peningkatan ekonomi daerah,"ucapnya.
Platform Kemanayo dapat diakses melalui website www.kemanayo.com. Pengguna Android dan iOS juga dapat mengunduh aplikasi mobile Kemanayo melalui Google Play dan Apple App Store.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN