Selain itu, ukuran tempatnya juga perlu diperhatikan. Perhatikan lebar dan panjangnya, sehingga kamu bisa membeli tanaman dengan pot yang tepat untuk diletakkan di sana. Jika pot dan tanaman yang kamu beli tidak sesuai, tentunya itu bisa mengganggu.
5. Pilih Metode Pengiriman yang Cepat
Jika lokasi penjual tanaman hias dan rumahmu sangat jauh, pilihlah metode pengiriman yang paling cepat dan aman untuk tanaman. Sebab tidak semua jenis tanaman boleh berada di dalam kotak pengiriman selama lebih dari dua hari. Biasanya memang ada biaya tambahan tapi ini lebih baik daripada tanamanmu mati ketika tiba di rumah.
6. Periksa Kebijakan Pengembalian
Hal yang perlu diperhatikan sebelum belanja tanaman langka secara online di atas belum lengkap tanpa pengamatan terhadap kebijakan pengembalian barang dari penjual. Kamu harus tahu bagaimana penjual menyikapi soal pengembalian.
Dengan mencermati bagian ini, kamu bisa menilai lebih jauh bagaimana mereka merawat tanaman yang mereka tawarkan. Dengan ini pun kamu bisa mengetahui sistem pengemasan mereka ketika akan mengirim tanaman ke rumahmu.
Setiap kebijakan pengembalian yang meyakinkan berarti penjual akan lebih berhati-hati dalam melakukan pengemasan dan pengirimannya. Kebijakan yang runtut dan jelas-jelas ada kewaspadaan di sana, berarti bahwa penjual sendiri memperhatikan keadaan tanaman yang dikirimnya ke pembeli dalam keadaan baik atau tidak.
Demikian hal yang perlu diperhatikan ketika belanja tanaman langka secara online
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias Ini Ternyata Bisa Menyaring Racun di Udara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?