Suara.com - Salah satu hal yang perlu dibicarakan oleh pasangan sebelum menikah adalah seputar anak. Namun, wanita ini tetap merasa dibohongi meski sudah mengobrol soal anak sebelum menikah.
Melansir Mirror, seorang wanita bernama Ashley (nama disamarkan) membagikan curhatan seputar dirinya yang tak kunjung punya anak.
Lewat curhatan di laman bernama Honey9, Ashley pernah ditanya apakah ia ingin punya anak sebelum menikah. Saat itu, wanita ini menjawab bahwa, "Jika itu bisa terjadi (punya anak), maka itu akan terjadi."
Ashley dan suaminya lantas menikah, serta melewatkan beberapa tahun tanpa anak. Meski begitu, perempuan ini memutuskan bahwa kini ia ingin hamil.
Awalnya, suami Ashley sempat syok dan marah mendengar permintaan tersebut. Namun, pasangan ini akhirnya sepakat mencoba punya anak.
Bahkan, keduanya juga disarankan dokter untuk mencoba selama setahun. Kala itu, dokter menyatakan bahwa mereka mungkin butuh waktu sampai Ashley bisa hamil.
Sayangnya, wanita ini tetap tak kunjung hamil. Pasangan ini lalu sepakat melakukan kunjungan ke dokter untuk mencari tahu apa yang salah.
Meski begitu, sehari sebelum kunjungan dokter, suami Ashley membongkar fakta yang selama ini dirahasiakannya. Ternyata, suami Ashley pernah menjalani vasektomi atau prosedur kontrasepsi pria yang bersifat permanen.
Suami Ashley melakukan vasektomi pada pernikahan pertamanya dulu. Penyebabnya, ia dan mantan istri sama-sama tidak mau punya anak.
Baca Juga: 4 Perbuatan yang Bisa Melukai Harga Diri Suami, Bikin Cintanya Pudar!
"Aku merasa dia berbicara dalam bahasa lain. Aku tidak bisa mengerti apa yang dia katakan. Kami sudah mencoba punya anak selama setahun, dan dia tahu bahwa itu tidak akan berhasil," curhat wanita ini.
"Ini tidak bisa dipercaya. Ini bukan soal takdir. Dia sudah menentukannya sebelum ini."
Setelah fakta mengejutkan tersebut terungkap, Ashley tentu marah. Sementara, sang suami memintanya untuk kembali berpikir soal keputusan punya anak.
Selain itu, suami Ashley ternyata salah paham dengan obrolan mereka sebelum menikah.
Akibat kata-kata Ashley waktu itu, sang suami mengira jika Ashley tidak masalah menikahi pria yang sudah melakukan vasektomi.
Akibat merasa ditipu, wanita ini pun akhirnya memilih cerai. Ia merasa tidak bisa memaafkan kebohongan suaminya.
Kini, Ashley sendiri mengungkap bahwa dirinya masih mengikuti terapi. Penyebabnya, wanita ini masih sakit hati karena ditipu suami seputar masalah anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?
-
5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek
-
Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna
-
Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap
-
5 Face Wash Lokal yang Murah dan Bagus: Sudah BPOM, Harga Mulai Rp13 Ribuan
-
Review Sepatu Lari Ardiles Runergize Menurut Dokter Tirta, Lengkap Info Harga dan Plus Minusnya
-
Festival Burger Dunia Hadir di Jakarta, Aldi Taher Ajak Warga Berburu Menu Favorit
-
Semangat Kebersamaan dan Interaksi Bermakna Warnai Nadaloka 2026
-
Mengenal 3 Perempuan Hebat di Jajaran Petinggi Bank BNI, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
Pendidikan Pangeran Abdul Mateen, Kini Diangkat Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam