Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda, semakin banyak orang sadar jika ilmu pengetahuan tidak melulu didapat di sekolah, tapi bisa melalui video konten edukasi di berbagai platform media sosial YouTube, Instagram ataupun TikTok.
Dikatakan Co-Founder & Business Director Kok Bisa - Sebastian, ada peningkatan jumlah tontonan video edukasi yang diminati selama Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, khususnya yang berkaitan dengan urusan akademi atau pelajaran sekolah.
"Terkait misalkan belajar matematika atau fisika, dan next stepnya. Hal-hal yang berkaitan dengan akademis itu minat atau permintaannya banyak banget," ujar Sebastian dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.
Sebastian menambahkan, alih-alih mengikuti les atau kursus tambahan, justru banyak murid atau mahasiswa yang menjadikan mesin pencari Google dan YouTube sebagai pembelajaran instan.
"Kalau mumet, cari gimana menghitung phytagoras. Ketika soal susah, di-copy paste di Google dan ketemu jawabannya," jelas Sebastian.
Sedangkan untuk konten di YouTube, video edukasi yang banyak dicari ialah konten advokasi atau yang bersifat praktik. Contohnya cara memperbaiki mesin kendaraan, cara memasak dan lain sebagainya.
Sehingga kesimpulannya konten yang paling banyak dicari adalah video yang membahas akademis (pelajaran) dan teknik membuat atau memperbaiki barang tertentu (advokasi).
"Secara buktinya banyak orang tiba-tiba jadi tukang masak, Banyak orang tiba-tiba suka bercocok tanam dan jadi yang paling tinggi sebenarnya, yang paling banyak ditonton," jelas Sebastian.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Pos Penyekatan Tol Bekasi Barat Terpantau Sepi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya