Suara.com - Seorang pria menjadi viral setelah mengungkap bahwa dirinya marah kepada orangtua. Pria tersebut membenci orangtuanya karena selalu diberi uang dalam jumlah banyak.
Melansir Metro, pria bernama Qiaochu Yuan tersebut viral setelah membagikan serangkaian cuitan di media sosial Twitter. Di sana, Yuan curhat seputar kehidupannya selama ini.
Yuan mengungkap bahwa niatnya untuk curhat muncul setelah ia mengonsumsi obat-obatan terlarang LSD. Pada awal cuitannya, Yuan mengaku kesal karena sering dikirimi uang oleh orangtua.
"Beberapa hari lalu aku menggunakan LSD dalam dosis medium dan menulis selama beberapa jam dan mengakui beberapa hal pada diriku sendiri, kebanyakan soal uang," ungkapnya lewat cuitan Twitter pada 16 Juli 2021 silam.
"Mari kita mulai di sini: Agustus lalu, ibuku memberi uang USD 100.000 (Rp1,4 miliar) untuk ulang tahunku. Aku membencinya karena ini, juga menyembunyikan rasa benciku," tambahnya.
Yuan lantas melanjutkan bahwa ia sudah pengangguran selama tiga tahun. Namun, Yuan bisa tetap hidup berkat orangtuanya.
"Alasan kau hidup saat ini dan tidak mati kelaparan di jalan meskipun kau tidak bekerja selama tiga tahun adalah karena orangtuamu mengirimi uang karena mereka mencintaimu," tulis Yuan soal dirinya sendiri.
Yuan juga merasa dirinya terlalu dilindungi dan dimanja orangtua. Hal itulah yang membuatnya merasa kesal.
"Aku selalu dilindungi cinta orangtuaku dalam bentuk uang."
Baca Juga: Curhat Cewek Pakai Baju Pendek Dinyinyirin Tetangga sampai Dibanding-bandingin
Pria ini melanjutkan bahwa ia merasa bersalah karena seluruh biaya kuliah dibayar orangtua. Ia juga sadar bahwa dirinya berada di posisi yang beruntung.
"Orangtuaku merawatku secara material tapi tidak merawatku secara emosional," cuitnya.
"Mereka tidak pernah menyuruhku melakukan tugas rumah tangga. Aku sangat dimanja, dan akibatnya tidak baik bagiku."
Sejak dibagikan, curhatan pria bernama Qiaochu Yuan tersebut viral dan sudah disukai hingga 4,4 ribu kali.
Meski begitu, curhatan tersebut mendapat pro-kontra dari warganet. Ada yang paham, tapi ada juga yang mengkritik kurang bersyukur.
"Aku tidak paham rasa kesalmu pada orangtua. Mereka mencintaimu sampai tidak jadi pensiun, dan memberimu banyak uang. Aku tidak paham kenapa kau merasa negatif soal ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg