Suara.com - Ada beragam alat kebersihan yang kita butuhkan untuk membantu tugas membersihkan rumah jadi lebih mudah dan praktis. Di sisi lain, ada juga alat kebersihan yang dapat menimbulkan kekacauan yang membuat rumah jadi tampak kotor dan berantakan.
Oleh karena itu, kita harus peka dan tahu mana alat kebersihan yang dapat menimbulkan kekacauan dan harus segera disingkirkan dan mana yang tidak.
Dilansir dari laman Apartment Therapy, berikut alat kebersihan yang dapat menimbulkan kekacauan sehingga lebih baik jika segera disingkirkan.
1. Botol semprot yang rusak
Alat kebersihan yang dapat menimbulkan kekacauan yang pertama jika digunakan adalah botol semprot yang rusak. Karena sudah rusak, ya, buat apa dipertahankan lagi?
Jadi, lebih baik segera dibuang saja. Kalau tetap digunakan, ini bisa membuat kita jadi stres di tengah-tengah kegiatan membersihkan dan mengatur ulang rumah.
2. Kain lap yang bolong
Bayangkan saja saat Anda ingin mengelap dengan sempurna, tapi ternyata ada yang tertinggal hanya karena kain lap sudah bolong. Kain lap yang bolong juga beresiko tersangkut ketika kita membersihkan selang, wastafel, atau keran kamar mandi.
Akhirnya, kain lap yang sudah usang ini bisa menjadi alat kebersihan yang dapat menimbulkan kekacauan, jadi lebih baik dibuang saja. Gantilah dengan yang baru. Ini lebih aman dan mempercepat kerja kita karena terhindar dari kekacauan yang tidak diinginkan.
Baca Juga: 10 Tips Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi
3. Semprotan noda dengan kekuatan ekstra
Semprotan noda dengan kekuatan ekstra itu sebenarnya tidak dibutuhkan. Kita memerlukan semprotan yang dapat kita kendalikan. Alat inilah yang lebih mudah dan lebih fungsional daripada semprotan noda dengan kekuatan ekstra. Semprotan jenis ini bisa menambah kekacauan di rumah saat bersih-bersih dan uang yang kita gunakan untuk membelinya terbuang percuma.
4. Alat yang dobel
Kita sebenarnya tidak membutuhkan dua kemoceng, dua alat pel, dua sapu untuk membersihkan rumah. Sebab, kita cenderung menggunakan alat yang sama setiap kali membersihkan rumah.
Oleh karena itu, sebaiknya jangan memiliki alat pembersih rumah dobel. Satu saja cukup. Jika rusak, barulah beli lagi.
Minimalis dalam hal kepemilikan barang akan membantu kita terhindar dari kekacauan barang-barang itu nantinya. Selain itu, kita juga tidak perlu repot-repot merawat lebih dari satu barang yang kita butuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera
-
8 Karier dan Pekerjaan Terbaik untuk Zodiak Gemini, Sesuai dengan Kepribadiannya
-
11 Kosmetik Populer Ditarik BPOM, Apa Saja Kandungan Bahayanya?
-
Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug
-
5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Terpopuler: 11 Kosmetik Berbahaya Ditarik BPOM, Rekomendasi Moisturizer di Bawah Rp50 Ribu