Suara.com - Secara sederhana, istilah ghosting dapat didefinisikan ketika seseorang yang awalnya bersikap ramah bahkan romantis, tiba-tiba saja memutuskan semua bentuk komunikasi tanpa penjelasan. Bagi orang yang menjadi korban, tentu saja ini menyakitkan dan menghancurkan harga diri.
Kamu baru saja jadi korban ghosting? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Dilansir dari Times of India, inilah 7 mantra yang harus kamu ingat ketika menjadi korban ghosting.
1. Menemukan cinta itu tidak mudah
Jangan berharap kisah cintamu akan semudah dan semulus cerita di drama korea. Bagi kebanyakan orang, cinta bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dengan cepat. Mungkin butuh bertahun-tahun bagi banyak orang untuk menemukan pasangan yang tepat. Jadi, jangan bandingkan dirimu dengan orang-orang di sekitar yang kebetulan menemukan cinta lebih cepat.
2. Jika dia tukang ghosting, berarti dia bukan yang tepat untukmu
Orang yang tepat tidak akan pernah meninggalkanmu tanpa penjelasan. Orang yang suka ghosting bukanlah orang yang tepat untukmu. Jadi, jangan terlalu menyesali kepergiannya. Orang yang tepat untukmu belum tiba.
3. Bukan kamu yang harus malu, tetapi dia yang telah berperilaku buruk
Justru, si tukang ghosting-lah yang seharusnya merasa malu karena telah melakukan tindakan pengecut seperti itu. Ia pengecut karena tidak punya nyali untuk setidaknya memberi tahu kamu bahwa ia tidak tertarik meneruskan hubungan. Kamu tidak melakukan kesalahan apa-apa, jadi tidak perlu malu menjadi korban ghosting.
4. Kamu tetap percaya bahwa cinta sejati itu ada
Menjadi korban ghosting memang menyakitkan. Namun, jangan sampai hal ini membuatmu kapok untuk melakukan pendekatan lagi dengan orang lain. Biarkan harimu tetap terbuka pada hubungan yang baru, dan percayalah bahwa cinta sejati itu memang ada.
5. Menjadi lajang bukanlah hal yang buruk
Lepaskan anggapan bahwa kebahagiaan hanya bisa kamu dapat kalau punya pacar. Ingat, cinta bukan satu-satunya hal yang bisa membuat seseorang bahagia. Jadi, jangan mengandalkan orang lain untuk mengubah hidupmu. Kamu punya kemampuan untuk membuat dirimu sendiri bahagia.
6. Tidak semua orang akan pergi meninggalkanmu
Meskipun kamu pernah menjadi korban ghosting, ingatlah bahwa tidak semua orang akan berperilaku sama kepadamu. Beberapa orang pasti akan datang kepadamu dengan niat bersungguh-sungguh.
7. Tidak apa-apa untuk marah
Kamu boleh marah ketika tahu telah menjadi korban ghosting. Harus diakui, kejadian ini memang menguras emosimu. Jadi, marahlah dengan cara yang tepat.
Baca Juga: Sedih! Habiskan 3 Jam untuk ke Tempat Kencan, Pria Ini Malah Kena Ghosting
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu