Suara.com - Istri mana yang hatinya tak hancur kala mengetahui suaminya berselingkuh, dengan rekan kerjanya di kantor, saat si istri tengah hamil tua?
Itulah suara hati istri yang dirasakan oleh perempuan anonim, yang menceritakan kisah pilunya di Reddit.
Ia mengatakan bahwa dirinya mulai curiga setelah memperhatikan tingkah laku suaminya, yang nampak semakin dekat dengan rekan kerja si suami di kantor, beberapa bulan sebelum si istri melahirkan bayi pertama.
"Saya telah mengatakan kepadanya selama berbulan-bulan bahwa saya tidak merasa nyaman dengan hubungan mereka."
"Mereka berbicara di telepon lebih banyak daripada dia berbicara dengan saya dan mereka menghabiskan waktu bersama di luar pekerjaan - lebih banyak waktu bersama daripada kami," jelasnya seperti dilansir Daily Star.
Saat hal tersebut diutarakan, sang suami malah berusaha membuat istrinya menjadi seseorang yang cemburu tanpa alasan.
"Dia membuatku merasa cemburu dan tidak aman tanpa alasan. Saya sedang hamil pada saat itu, jadi saya sudah merasa tidak aman. Saya tidak ingin menjadi pasangan yang mengendalikan, jadi saya meninggalkannya sendiri," kata dia.
Sang istri menaruh keraguan atas perselingkuhan suaminya, sampai gadis kecil mereka berusia empat bulan. Sampai akhirnya ia menemukan bukti suaminya sudah tidur dengan perempuan tersebut.
"Perselingkuhan yang tadinya secara emosional, menjadi fisik. Meskipun di benak saya, saya tahu itu mungkin terjadi, itu masih menghancurkan saya," ungkap dia.
Baca Juga: Sering Dilakukan Tanpa Sadar, Ini 4 Ciri Kamu Sudah Selingkuh Emosional
Saat ditanyakan langsung, lelaki yang baru saja menjadi ayah itu malah memberi beberapa alasan bodoh yang membuatnya berselingkuh dan melewati batas.
“Dia mengatakan itu karena bayi kami berbagi tempat tidur dengan kami sehingga dia tidak bisa 'memeluk' saya sebanyak mungkin. Dia bilang saya lelah karena bayi dan saya tidak mau lagi menonton TV dengannya", komentarnya.
Merefleksikan pengalamannya yang mengerikan, sang istri menambahkan jika dirinya tidak bisa melupakan betapa bodohnya itu semua.
Hal yang makin mengejutkan, suaminya juga mengatakan kepada si istri bahwa si suami tengah berusaha 'membantu' si perempuan selingkuhan karena mengalami masa sulit setelah hubungan si selingkuhan berakhir dengan mantannya.
Dihadapkan dengan dilema yang menyedihkan, sang ibu baru ini mengatakan bahwa dia memiliki pemikiran untuk bercerai. Namun, dia merasa cemas karena tidak dapat menghidupi dirinya sendiri dan bayinya yang baru lahir.
"Saya ingin berpisah. Tapi keuangan sangat tipis. Saya meninggalkan pekerjaan saya untuk mengurus bayi," kata ibu itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG