Suara.com - Keramas alias mencuci rambut penting dilakukan demi menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.
Tahukah Anda bahwa frekuensi keramas juga memegang andil dalam perawatan rambut dan kulit kepala?
Ya, terlalu sering keramas dapat merusak rambut. Begitu pun sebaliknya, jarang keramas juga bisa membuat rambut rusak.
Melansir laman Hello Sehat, terlalu sering keramas bisa membuat rambut kering dan rapuh, kerusakan rambut, dan kulit kepala kering dan gatal.
Jika ini terjadi, maka Anda akan lebih berisiko mengalami kerontokan rambut.
Bagaimana dengan orang yang jarang mencuci rambut? Tidak mencuci rambut bisa menyebabkan masalah ketombe hingga dermatitis seboroik.
Umumnya, pengobatan dermatitis seboroik dilakukan dengan sampo obat yang bisa didapatkan di apotek atau lewat resep dokter.
Frekuensi keramas yang tepat sesuai kebutuhan
Keramas sebaiknya dilakukan sesuai kebutuhan rambut. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan seberapa sering harusnya Anda keramas:
Baca Juga: Viral MUA Rias Pengantin Pakai Ritual Jawa Tak Keramas 7 Hari, Hasilnya: Cantik Parah!
1. Kadar minyak pada kulit kepala
Minyak merupakan alasan terbesar mengapa rambut dianggap karena bisa menyebabkan rambut lepek berminyak.
anak dan lansia biasanya tidak memproduksi sebum sebanyak remaja atau orang dewasa antara usia 20-an hingga 30-an. Meski Anda pernah memiliki kulit kepala yang berminyak, bagian ini akan menjadi lebih kering seiring usia.
Selain itu, kebanyakan orang hanya menghasilkan minyak yang cukup untuk dibersihkan setiap beberapa hari sekali. Jadi, Anda tidak perlu keramas setiap hari meski memiliki jenis kulit kepala berminyak.
2. Jenis rambut
Bila memiliki rambut yang kasar atau keriting, Anda dianjurkan mencuci rambut tiga hari sekali. Pemilik rambut keriting tidak direkomendasikan keramas lebih dari dua kali dalam seminggu guna mencegah kerontokan rambut.
Sementara jenis rambut lurus ternyata harus keramas lebih sering.
Hal ini dikarenakan rambut lurus lebih mudah dilapisi oleh sebum, sehingga lebih cepat berminyak. Guna mencegah tampilan rambut berminyak, pemilik rambut lurus perlu mencuci rambutnya sesering mungkin.
3. Aktivitas yang dilakukan
Keringat yang dihasilkan setelah menjalani aktivitas berat menjadi faktor besar berapa hari sekali keramas.
Hal ini dikarenakan keringat dapat menyebarkan sebum dan membuat rambut tampak kotor, serta berbau tidak sedap.
4. Ketebalan rambut
Selain jenisnya, setiap orang memiliki ketebalan rambut yang berbeda, mulai dari tipis dan sangat halus hingga sangat tebal. Sebagai contoh, penggemar olahraga atau orang yang tinggal di tempat lembap dianjurkan untuk lebih sering keramas.
Pasalnya, kedua kategori tersebut lebih rentan menghasilkan lebih banyak minyak pada kulit kepala mereka. Itu sebabnya, mereka perlu mengurangi minyak dengan keramas setidaknya dua kali sehari untuk mencegah rambut tampak lepek berminyak.
5. Cara menata rambut
Bila Anda sering melakukan penataan rambut, sangat direkomendasikan untuk tidak sering keramas. Hal ini dikarenakan rambut yang terpapar panas dari alat atau bahan kimia lebih mudah kering.
Berita Terkait
-
Rahasia Rambut Sehat Alyssa Daguise: Bukan Cuma Shampo, Ini yang Wajib Diperhatikan di Kulit Kepala!
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Buat Cowok! 5 Rekomendasi Sampo Alcohol-Free Terbaik untuk Rambut Sehat, Tebal, dan Bebas Iritasi
-
4 Serum Rambut Mengandung Ginseng untuk Rambut Lebih Sehat dan Anti Rontok
-
5 Cara Menghitamkan Rambut Uban Tanpa Semir, Pakai Bahan-bahan Alami Ini
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya
-
Bolehkah Pakai Lip Balm saat Puasa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Tidak Berwarna
-
4 Sepeda Lipat yang Ringan tapi Bagus, Cocok Buat Gowes Sehari-hari
-
Apakah Stretch Mark Bisa Hilang? Ini 3 Rekomendasi Krim untuk Memudarkannya
-
Kalau Skin Barrier Rusak Harus Pakai Apa? Ini 10 Langkah Memperbaikinya
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Harga Rp1 Jutaan, Hemat dan Praktis untuk Harian
-
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
-
Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab