Suara.com - Pengembangan destinasi super prioritas tidak hanya di bidang pariwisata, namun usaha mikro, kecil, dan menengah yang ada di sekitarnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan destinasi super prioritas juga bisa bekerja sama dengan industri fashion muslim.
Dengan begitu, nantinya para wisatawan bisa berbelanja busana muslim dengan ciri khas kedaerahan masing-masing dengan barang yang berkualitas.
"Kami ingin produk-produk ekonomi kreatif Indonesia bersama muslim fashion ini hadir di lima destinasi super prioritas dan saling menginspirasi. Jadi datang ke destinasi wisata dan pengunjung bisa dapat produk-produk berkualitas dan berkearifan lokal sesuai dengan destinasi super prioritasnya," kata Sandiaga dilansir ANTARA.
Sandiaga mengatakan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, industri fashion muslim Indonesia sangat menjanjikan untuk dikembangkan di pasar internasional.
Sandiaga mengatakan industri fashion muslim memiliki pasar yang besar. Selain itu, produsen dan juga pelaku usaha fesyen muslim terus meningkat sehingga bisa menjadi peluang untuk terus berkembang dengan melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.
"Kami melihatnya ini sangat menjanjikan, industri fashion muslim dan kita memiki produk-produk yang beraneka ragam," ujar Sandiaga.
Sandiaga juga mengajak seluruh komunitas dan asosiasi fashion muslim untuk berkolaborasi bersama dengan Kemenparekraf guna mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia. Menurutnya, hal ini tidak dapat terjadi tanpa adanya kolaborasi dari hulu ke hilir.
"Kalau bicara fashion muslim dunia mestinya kiblatnya di Indonesia dan jangan sampai kita memberikan kesan bahwa kita hanya pasar, tapi kita juga adalah pemain bukan penonton," kata Sandiaga.
Baca Juga: Industri Kuliner, Sandiaga Uno: Indonesia Spice Up The World
Kemenparekraf juga berupaya untuk selalu mendukung industri fashion muslim dengan berbagai arah kebijakan.
"Kita menyadari bahwa pemerintah harus hadir dengan kebijakan kalau ada sedikit anggaran untuk membantu dan kemampuan kita untuk mendorong terciptanya ekosistem," ujar Sandiaga.
Berita Terkait
-
Tren Baju Lebaran dari Tahun ke Tahun, Rompi Lepas Jadi Primadona di 2026?
-
Ekonomi Lagi Seret? Ini Cara Menuju Financial Freedom yang Bisa Kamu Coba!
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
-
Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Atasi Food Waste dengan Cara Sehat dan Bermakna
-
Emiten Milik Sandiaga Uno SRTG Tekor Rp 2,43 Triliun di Kuartal III-2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Urutan Hair Care untuk Menghilangkan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
Terpopuler: Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans hingga Sepatu Jalan Kaki Terbaik
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau