Suara.com - Pandemi bukan jadi hambatan untuk mengembangkan usaha. Salah satunya dengan meningkatkan kepercayaan pelanggan pada produk yang dijual.
Menurut Head of Business Unit Customer Experience Management Sampingan, platform manajemen tenaga kerja, Maulana Malik Muqorrobun mengatakan kesetiaan pelanggan diperoleh berkat kedekatan emosi yang dirasakan pelanggan.
"Terlebih lagi, di era digital yang serba cepat seperti saat ini pelaku usaha harus lebih responsif menanggapi pertanyaan serta keluhan dari pelanggan," ujar Maulana dalam siaran pers Sampingan, Rabu (25/8/2021)
Maulana lantas, membagikan tips untuk pelaku usaha dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan, demi mempertahankan bisnis di masa pandemi Covid-19 berikut:
1. Transparan
Jika ingin mendapatkan kepercayaan dari pelanggan, pelaku usaha harus jujur dan transparan kepada pelanggan terhadap produk atau jasa yang mereka pasarkan.
Hal ini harus dimulai sejak interaksi pertama mereka dengan produk dan jasa yang ditawarkan pelaku usaha.
Pelaku usaha harus jujur dengan informasi terkait harga dan kebijakan apa pun yang dapat mempengaruhi calon pembeli di masa mendatang, seperti prosedur pengembalian maupun pembatalan.
2. Memposting ulasan dan testimoni pelanggan
Baca Juga: Gelombang Kedua Covid-19 di RI Sudah Lewat, Sri Mulyani Tenang
Pelanggan hampir selalu lebih mempercayai testimoni pelanggan lain karena dianggap sebagai honest review.
Sehingga pelaku usaha dapat menggunakan kepercayaan audiens dari pelanggan lain untuk keuntungan dengan mempublikasikan ulasan dan testimoni di situs.
"Bagi pelaku usaha menjalankan toko online, segera ajak pelanggan untuk memberikan ulasan dan menambahkan ulasan tersebut ke halaman produk. Karena mendengar ulasan positif dari pelanggan lain akan membuat calon pembeli lebih nyaman mencoba produk atau jasa sejak awal,” terang Maulana.
3. Punya customer service responsif
Tingkat customer service yang diberikan berdampak besar pada loyalitas dan retensi pelanggan.
Memiliki staf pendukung yang berdedikasi dan menetapkan standar yang tinggi untuk kecepatan dan kualitas pelayanan menjadi sangatlah penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali