Suara.com - Aktivitas membacakan dongeng kepada anak kental kaitannya dengan rutinitas sebelum tidur. Padahal membacakan dongeng bukan sekadar pengantar tidur, lho.
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dr. Muhammad Hasbi mengatakan bahwa dongeng juga bisa jadi sarana mengenalkan budaya Indonesia kepada anak, sekaligus menanamkan nilai karakter budi pekerti.
"Dongeng dapat dijadikan sebagai upaya untuk menanamkan nilai karakter dalam jiwa anak. Contoh lain dalam kegiatan mendongeng, mengenalkan kebangsaan. Anak menjadi bertambah kosakata dan kemampuan untuk berkomunikasi," kata Hasbi dalam konferensi pers daring 'Dongeng Aku Dan Kau: Indonesia Mendongeng 2021', Kamis (2/9/2021).
Indonesia sendiri dikenal punya ragam budaya, salah satunya berupa cerita rakyat yang berasal dari setiap provinsi. Menurut Hasbi, melalui cerita rakyat itu anak bisa mendapatkan pembelajaran juga hiburan sekaligus.
"Dalam era globalisasi, kebudayaan kita sudah mulai terkikis. Untuk bantu melestarikan budaya Indonesia, dongeng dengan berbasis cerita rakyat bisa dikenalkan sejak dini. Sehingga anak dapat mengenal dongeng yang berasal dari Indonesia melalui cerita rakyat," tuturnya.
Anak yang rutin dibacakan dongeng akan mengalami peningkatan kognitif secara pesat. Karena ia terbiasa melihat berbagai cerminan dari macam-macam kebudayaan yang merefleksikan kebersamaan dan keunikan masing-masing budaya di Indonesia, tambah Hasbi.
Sementara itu, menurut Psikolog Klinis Ratih Ibrahim, membaca dongeng tidak harus dilakukan sebelum anak tidur. Terpenting orangtua harus bisa menyisihkan waktunya untuk fokus bersama anak membacakan cerita.
"Jadi yang benar itu luangkan waktu bersama anak, bukan hanya saat ada waktu luang," ucap Ratih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi