Suara.com - Mi ayam menjadi salah satu sajian mi yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Mi jenis ini dapat ditemui di berbagai tempat, baik di pedagang kaki lima pinggir jalan hingga restoran bintang lima nan mewah.
Mi ayam sendiri terdiri dari mi, suir daging ayam masak kecap yang kadang dicampur bagian tulang rawan, dan sawi hijau. Makanan simpel dan murah meriah ini nyatanya dapat menjadi bisnis bagi pebisnis kuliner pemula.
Menurut pegiat sosial dari RQV Indonesia Azmi Fajri Usma, membuka usaha seperti berjualan mi di tengah pandemi Covid-19 adalah wujud inovasi yang penting dan harus dilakukan oleh anak muda.
"Di tengah pandemi seperti sekarang ini, kita harus terus bangkit, anak muda harus terus berinovasi secara maksimal tidak boleh menyerah, itu syarat hidup bahagia," kata Azmi saat membukan kedai Mie Ayam Pangsit Violet, di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Dikutip Suara.com dari siaran pers, membuka kedai mi ayam di kawasan Sentul sendiri merupakan cara lain untuk turut serta berkontribusi pada ekonomi lokal.
Dikatakan bahwa di lokasi tersebut kini dipenuhi oleh restoran dan kafe. Sayang karena pandemi, banyak gerai usaha makanan yang harus tutup atau bahkan gulung tikar.
Kini semakin berkurangnya angka infeksi Covid-19 di Jawa Bali termasuk kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, maka kehadiran gerai kuliner skala kecil dapat menjadi angin segar bagi aktifitas ekonomi lokal yang sempat mengalami kelumpuhan karena wabah.
Kedai mi sendiri dibangun oleh sejumlah pemuda yang fokus membuat inovasi makanan sehat. Setelah melewati beberapa kali observasi pasar, tim mie ayam pangsit violet sepakat untuk membuka secara resmi kedai mi pertama mereka kawasan Kabupaten Bogor.
Rencananya, kedai mi serupa juga akan membuka cabang baru di Bekasi dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.
Baca Juga: 300 Anggota Gabungan Kawal Ganjil Genap Puncak Bogor Besok!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi
-
Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla