Suara.com - Komplain atas barang yang dibeli di sebuah toko online bukanlah hal baru yang bisa dilakukan oleh pembeli. Biasanya protes ini disampaikan di kolom ulasan masing-masing toko online.
Belum lama ini, komplain yang dibuat oleh seorang pembeli viral di akun Twitter @txtdarionlshop. Dia mengajukan protes karena celana yang dibelinya kelewat tipis dan mudah robek.
"Celana tipis, mudah sobek, baru sekali pakai sudah sobek," tulis pembeli yang namanya disembunyikan itu, melansir unggahan akun @txtdarionlshop pada Senin (6/9/2021).
Ulasan pembeli ini ditanggapi oleh penjual dengan kalimat yang kurang menyenangkan. Dia menyebut pembelinya bertubuh gendut hingga celananya jadi mudah robek.
"Kan sudah jelaskan bahan katun rayon 100% itu emang tipis hahahhaa Kakak gendut dipaksa ya robek kak, buktinya yang lain gak," jelas si penjual.
Unggahan tentang interaksi penjual dan pembeli ini cukup menarik perhatian di Twitter. Berbagai komentar diberikan oleh warganet untuk menanggapi unggahan tersebut.
Tidak sedikit warganet yang menyoroti reaksi si penjual karena dianggap body shaming. Walau begitu, ada juga warganet yang menduga pembeli ini kurang teliti saat membeli celana tersebut.
"Kok body shaming (emoji menangis)," komentar seorang warganet.
"Idih sok iye banget ini toko," tutur akun lain.
Baca Juga: Nafsu Tak Tertahan Pria Purworejo, Malam Jualan Martabak, Pulangnya Jadi Begal Payudara
"Sing dodol (yang jualan) body shaming," kata warganet lain.
"Dih seller jahat," celetuk lainnya.
"Makanya kalo plus size terus beli baju onlen, pastiin yang size chartnya juga jelas banget sih hahah. Gue juga gitu soalnya," ujar yang lain lagi.
"Tapi apa pembelinya juga nggak ngukur? Ingin bilang gendatss juga dibilang body shaming. Tapi dia juga salah si pembelinya," kata lainnya.
Selain mengundang banyak komentar, unggahan ini juga disukai ribuan akun sejak dibagikan. Puluhan akun juga ikut membagikan ulang cerita pembeli dan penjual tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI