Suara.com - Kencan online menjadi alternatif mencari pasangan di tengah pembatasan sosial saat ini.
Tentu saja, tidak semua kencan online bisa berjalan lancar. Kadang kalah kencan malah bisa membosankan, yang membuat Anda dan pasangan sulit menikmati waktu bersama.
Berdasarkan laporan Future of Dating dari Tinder, setengah dari Gen Z pengguna Tinder sudah menggunakan fitur video chat dengan match yang ditemui dan sepertiganya melakukan kegiatan virtual bersama.
Melalui layanan kencan online tersebut, siapa pun tetap bisa kencan dengan aman dan terhindar dari paparan virus Corona.
Aplikasi Tinder memiliki layanam Face to Face yang mengklaim bisa lebih memperkuat koneksi dengan match.
Walaupun virtual, bukan berarti kencanmu jadi hanya bisa ngobrol saja, lho. Berikut lima rekomendasi gaya kencan virtual dari Tinder.
1. Untuk kamu si penggemar kuis
Coba ubah topik obrolan menjadi kuis seru supaya bisa sekaligus menjadi ice-breaker saat ngobrol dengan match.
Beri dia pertanyaan-pertanyaan seputar love language, kepribadian, ataupun pilihan pertanyaan dari Tinder yang sudah dibuat bersama dengan salah seorang psikolog ternama, Matt Davies, untuk mengungkap sisi lain dari match.
Baca Juga: Bikin Warganet Gemas, Seorang Istri Merelakan Suami Kencan dengan Perempuan Lain
Kamu bisa mulai dengan pertanyaan sederhana seperti “Ceritakan tentang dirimu dalam satu tweet”, “Apa tiga emoji terakhir yang kamu gunakan?” atau “Kalau lagi enggak PPKM, apa yang akan kamu lakukan sekarang?".
Dijamin obrolan akan semakin seru dan pastinya bikin semangat lagi karena hampir 50 persen Gen Z yang merasa terisolasi akibat kurangnya interaksi sosial.
2. Untuk kamu yang aktif dan enerjik
Sekitar 30 persen dari Gen Z merasa berolahraga bersama bisa jadi salah satu virtual date yang ideal. Kamu bisa beri dia pilihan sebagai deal-maker seperti, “Kamu suka yoga, gym, atau callisthenics?” menggunakan fitur Face to Face untuk melakukan olahraga bersama.
Kamu juga bisa saling kasih tantangan untuk melakukan gerakan-gerakan dari yang paling dasar hingga yang rumit sekalipun.
3. Untuk kamu si tukang makan
Berita Terkait
-
Apa Itu Hornet? Komdigi Blokir Aplikasi Kencan Komunitas LGBTQ+
-
Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
OCBC Hadirkan Fitur Wealth Management, Dukung Nasabah Wujudkan Tujuan Finansial
-
Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini
-
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau