Lifestyle / Komunitas
Kamis, 09 September 2021 | 10:31 WIB
(Shutterstock)

Konsep ini terbilang efektif, membuat Ford yang pada tahun 1912 hanya mampu memproduksi sebanyak 68 ribu mobil, pada 1925 bisa sampai 2 juta.

Revolusi industri 3.0
Masa ini adalah tahap di mana semua sudah berubah jadi serba digital, penemuan komputer menjadi cikal bakal awal revolusi industri 3.0.

Pada masa ini negara besar seperti Amerika, mulai menggeser ekonominya dari yang semula di industri, menjadi ekonomi informasi.

Revolusi industri 4.0
Revolusi industri 4.0 ini menekankan pada digitalisasi. Sehingga semua hal yang berkaitan dengan produksi bisa lebih efektif. Segala hal dilakukan pada masa ini masuk dalam revolusi industri 4.0.

Contohnya, alih-alih menggunakan flashdisk atau harddisk untuk menyimpan data, kini banyak orang lebih pilih memanfaatkan google drive dan sejenisnya untuk menyimpan data digital.

Teknologi ini juga memanfaatkan big data seperti Gojek, Tokopedia dan berbagai aplikasi untuk berbelanja dan beraktivitas sehari-hari.

Bahkan teknologi sekarang, membuat Tesla mampu mengembangkan mobil tanpa awak dan bisa mengantar penumpangnya dengan otomatis. Termasuk juga penemuan printer 3 dimensi yang mampu membuat berbagai macam barang, sangat mengubah dunia industri.

Gagasan konsep society 5.0
Pertama kali dilontarkan Jepang, berangkat dari kehidupan manusia sudah diselimuti dengan teknologi.

Gagasan tersebut disampaikan, agar perkembangan teknologi harus memikirkan dari sisi manusia. Karena jika sisi kemanusiaan tidak dikedepankan akan berbahaya.

Baca Juga: Belajar Pakai Google Classroom Lebih Efektif Ketimbang Grup WhatsApp

Maka dibentuklah Society 5.0, konsep dimana harus memanusiakan manusia dengan teknologi.

“Society 5.0 itu bukan cuma model. Tetapi data yang menghubungkan semuanya. Ia membantu gap antara yang kaya dan yang kurang. Dari kedokteran sampai pendidikan," ujar Shinzo Abe di World Economic Forum.

Salah satu contoh konsep society 5.0 adalah memanfaatkan teknologi di bidang kesehatan. Membuat orang tidak sulit mendapat akses bantuan kesehatan, entah karena finansial atau terlalu jauh dari rumah sakit.

Misalnya, teknologi membantu operasi bisa dilakukan jarak jauh demi pemerataan kesehatan setiap orang.

Sehingga kesimpulannya society 5.0, adalah tentang bagaimana mengarahkan dan menggunakan teknologi itu sendiri. Alhasil, manusia tetap bisa hidup berdampingan dengan teknologi.

Singkat kata, jika revolusi industri 4.0 ini membuat manusia jadi lebih modern karena memiliki akses terhadap teknologi. Maka society 5.0 adalah masa di mana teknologi-teknologi ini menjadi bagian dari manusia.

Load More