Suara.com - Meski industri perhotelan tengah mengalami krisis selama pandemi Covid-19, jaringan hotel global, The Standard International tetap optimis membuka dua hotel terbarunya di Thailand yang dijadwalkan pada akhir 2021 dan 2022 mendatang.
Amar Lalvani, CEO Standard International (perusahaan induk dari The Standard Hotels) mengungkap, jika di tengah tantangan yang dialami oleh seluruh industri perhotelan di dunia, pihaknya bersyukur bahwa The Standard masih bisa terus menyenangkan para tamu.
"Kami tetap menyenangkan para tamu, melayani komunitas kami, dan menciptakan peluang baru bagi anggota tim kami dengan membangun hotel-hotel terkenal di seluruh dunia," jelas dia.
Rencana di Thailand, The Standard akan membuka resor pertamanya di The Standard, Hua Hin pada 1 Desember 2021. Lalu, akan diikuti oleh The Standard, Bangkok Mahanakhon, merek unggulan Asia yang sangat dinanti-nantikan, yang akan dibuka pada 2022.
Dua properti baru ini akan memulai serangkaian dari 10 proyek tambahan di pasar yang sangat didambakan di seluruh dunia, termasuk, Singapura, Ibiza, Melbourne, Lisbon, Dublin, Brussel dan Las Vegas.
The Standard, Hua Hin, hotel pertama The Standard di Thailand ini akan dilengkapi 178 kamar dan 21 vila, dengan kolam renang dan akses ke tepi pantai. Resor ini diharapkan akan menjadi tujuan abadi untuk set kreatif Thailand dan Jaringan global pelanggan setia The Standard.
Sebagai lokasi liburan yang popular sejak tahun 1911, Hua Hin yang merupakan sebuah kota pantai kecil dengan air yang jernih muncul sebagai tujuan wisata ketika pembangunan rel kereta api pertama kali menghubungkan Bangkok dengan kawasan Selatan.
Pada pertengahan 1920-an, kawasan tersebut telah menjadi tempat peristirahatan liburan yang dipilih bagi kaum bangsawan. Seiring waktu, desa nelayan yang sepi tersebut telah berubah menjadi tujuan pantai yang populer tanpa kehilangan pesona lamanya.
Sedangkan The Standard, Bangkok Mahankhon akan menjadi unggulan Asia untuk merek Standard. Hotel ini akan bertempat di King Power Mahanakhon Building, sebuah gedung serba guna dengan 78 lantai yang merupakan salah satu bangunan yang tertinggi di Thailand.
Baca Juga: Survei: Aktivitas di Hotel Jadi Prioritas Wisatawan Saat Staycation
Berlokasi di CBD antara Sathorn dan Silom, hotel ini akan mencerminkan energi dinamis ibu kota Thailand. Dengan 155 kamar, penthouse, kolam teras, pusat kebugaran, ruang pertemuan, dan berbagai tempat makanan, minum, dan kehidupan malam yang dinamis, dari The Parlor hingga Tea Room dan Standard Grill yang terkenal, serta restoran terkenal di Thailand, restoran Mott 32.
Properti ini dirancang oleh Hayon Studio, seniman-desainer Spanyol, Jaime Hayon, bekerja sama dengan tim desain in-house The Standard yang memenangkan penghargaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak
-
Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU
-
Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%
-
Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini
-
Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai
-
Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi
-
Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok
-
Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus
-
Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga
-
BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen